Senin, 23 Januari 2012

kisah nyata mahasiswa ITB ( perjuangan masuk ITB)

diukti dari (masukITB.com)


Dua puluh tahun silam di sebuah desa kecil di daerah pesisir selatan pulau jawa bagian timur, tepatnya di sebuah kabupaten bernama Trenggalek, lahirlah seorang anak manusia. Dan itu adalah aku. Hahaha... Gj banget ya ?! Maaf aku tidak begitu mahir menulis, jadi bingung mau mulai cerita darimana. Sebenarnya misiku menulis ini adalah untuk memberikan motivasi kepada adik-adik yang sekarang duduk di bangku SMA agar tidak patah semangat masuk ITB melihat biaya kuliah di ITB yang mahal. Namun apa boleh buat karena aku juga bukan motivator, aku akan  menceritakan kisahku saja sampai bisa mengenyam pendidikan di ITB. Mungkin ceritaku ini tidak seru, tidak lucu, tidak ekstrim atau bahkan tidak menarik. Tapi baca dulu saja, siapa tahu kamu mendapatkan satu hal baru dari ceritaku ini. Dan maaf kalau ada bagian yang agak lebay.

Aku terlahir bukan dari keluarga mampu. Orang tuaku adalah seorang buruh tani. Tapi alhamdulillah kebutuhan hidup keluarga selalu bisa tercukupi walau dalam keterbatasan. Ketika aku duduk di bangku SMP, Bapak pernah menasihatiku untuk melanjutkan sekolah ke SMK agar setelah lulus bisa langsung mencari kerja. Sebab jika melanjutkan ke SMA maka nanti harus kuliah dulu dan itu membutuhkan biaya yang sangat besar.

“Duwit soko ngendi Le ngge kuliah ?” begitu kata Bapak.

Kurang lebih artinya: uang darimana Nak buat biaya kuliah ? Dasar karena aku masih kecil aku menurut saja. Tapi tidak tahu sebab musababnya, tiba-tiba saja aku melanjutkan sekolah di SMA. Lha terus dapat dari mana biaya sekolah di SMA ? Selama SMA aku membiayai sekolah dari beasiswa dan mencari keringanan uang SPP dari sekolah. Agar menghemat biaya hidup juga tiap hari aku pulang pergi ke sekolah yang berjarak sekita 27 km (tidak ngekos maksudnya). Jadi tiap hari aku naik bus. Berarti enak tiap hari tinggal naik bus untuk kesekolah ? Enak dari hongkong, untuk sampai terminal aku harus bersepeda 3 km dan setelah bus sampai aku harus bersepeda lagi 2 km. Belum lagi kalo busnya lagi ramai, harus rela berdiri selama setengah jam.

Saat SMA ini lah aku merasa banyak berkembang. Aku tipe orang yang selalu ingin tahu, tapi aku juga tipe orang yang malu bertanya. Aku mencoba mancari tahu sendiri. Karena itu aku banyak mengikuti ekskul di sekolah, mulai dari Kelompok Ilmiah Remaja, Pecinta Alam, Patroli Keamanan Sekolah, Rohis, Palang Merah Remaja, Koperasi dan OSIS. Banyak sekali pengetahuan dan pengalaman yang aku dapatkan dari situ. Karena terlalu sibuk dengan kegiatanku di sekolah aku mulai merasa tidak efektif untuk pulang pergi dari rumah ke sekolah. Di sisi lain jika aku ngekost juga membutuhkan biaya. Disitulah salah satu manfaat ikut ekskul. Rohis memiliki ruang sekretariat yang berada di samping ruang utama masjid. Sebenarnya ruangannya cukup luas tetapi karena barang-barangnya yang kurang tertata jadi kelihatan sempit. Dengan sedikit melakukan tata ruang terhadap sekretariat rohis ini, akhirnya aku memutuskan untuk ngekost di sini. Lumayan ngekost gratis dan sebagai gantinya harus rajin-rajin bersihin sekretariat rohis dan masjid. Dan mulai saat itu aku dapat gelar M. M. Bukan Magister Management tapi “merbot masjid”.

Selain aktif di ekskul, aku juga sering mengikuti lomba-lomba yang diadakan universitas-universitas. Ya walaupun tidak terlalu pintar. dengan modal optimis alhamdulillah selalu bisa menembus babak semifinal dan diundang ke kampus universitas yang mengadakan lomba. Dan dasar hanya modal optimis tidak satupun yang dapat juara satu. Tapi tidak masalah karena pengalaman yang aku dapat jauh lebih berharga dan aku dapat informasi mengenai berbagai universitas. Selain itu biasanya jika lolos semifinal sekolah akan memberikan uang saku untuk transportasi. Lumayan bisa jalan-jalan dapat uang saku pula.
Saat SMA aku mempunyai dua orang sahabat. Namanya Capri dan Anta. Mereka sudah seperti adikku sendiri. Kami memiliki latar belakang ekonomi yang kurang lebih sama. Orangtua Anta juga petani sedangkan orangtua Capri adalah pensiunan kepala sekolah. Kami juga satu kosan ketika kelas tiga. Tapi lagi-lagi bukan kosan biasa. Kami menempati sebuah Lembaga Bimbingan Belajar. Kebetulan kami kenal baik dengan pimpinan LBB tersebut. Karena tahu tempat tinggal kami jauh dari sekolah, beliau menawarkan untuk menempati sebuah ruangan yang kebetulan kosong. Sekalian jaga LBB kalau malam. Beliau juga menawarkan untuk jaga parkir ketika sore dengan gaji yang pantas. Lumayan gajinya bisa buat beli buku atau buat jajan. Dan mulai hari itu aku dapat gelar lagi T. P. Bukan Teknik Pisika tapi “tukang parkir”.

Kami bertiga memiliki impian masing-masing setelah lulus SMA. Kami sempat membuat mindmap cita-cita kami ketika baru kelas tiga. Capri ingin melanjutkan kuliah di UGM, entah apa alasannya tidak jelas. Sedangkan Anta dan aku ke ITS karena kami sering ikut lomba disana. Tapi kenyataannya sekarang tidak ada satupun dari kami bertiga yang memenuhi target. Semua berawal ketika aku bertemu dengan salah seorang seniorku di ekskul Pecinta Alam yang hari itu kebetulan berkunjung ke sekretariat PALA. Umurnya sepertinya lima tahun diatasku. Dia sekarang bekerja di Pertamina. Waktu itu dia juga banyak bercerita tentang kuliahnya dulu. Dia alumni ITB.

ITB. Sepertinya kata itu merupakan kosa kata baru dalam kamus otakku. Kata itu begitu asing. Karenanya aku ingin tahu lebih banyak tentang ITB. Dan dari beberapa sumber mengatakan bahwa ITB itu institut paling tua di Indonesia, dijuluki Institut Terbaik Bangsa (entah karena apa) dan biaya kuliahnya mahal. Kata terakhir yang perlu digaris bawahi. Ketika itu tidak terbersit sedikitpun dalam pikiranku untuk meneruskan kuliah di ITB karena kata yang digaris bawahi itu. Sehingga kata itu hanya menjadi angin lalu dan aku meneruskan untuk mewujudkan tujuanku yang sudah aku tulis di mindmap. Sampai ketika masa-masa penuh cobaan itu datang.

Kelas tiga semester dua berbagai universitas mulai membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui jalur PMDK. Teman-temanku mulai berlomba-lomba mendaftar di universitas favorit masing-masing, begitupun aku. Tapi sepertinya Allah belum mengizinkanku masuk di universitas favoritku. Cukup sedih juga rasanya. Tapi aku harus bersabar. Setelah itu aku mencoba mendaftar ke beberapa universitas lain dengan parameter utama yaitu dapat beasiswa. Aku sempat mendaftar di UNS jurusan pendidikan, tapi tidak diterima. UGM jurusan teknikpun tidak luput dari percobaanku, tapi lagi-lagi aku belum berhasil. Aku sudah mendaftar di beberapa universitas, tapi tidak ada satupun yang diterima. Aku sempat down waktu itu. Apalagi ketika tahu salah satu teman sekelasku diterima di jurusan kedokteran. Masa aku kalah. Aku menjadi tertantang untuk mendaftar ke jurusan kedokteran. Dengan sisa-sisa semangat yang ada akupun mendaftar ke Unair jurusan kedokteran Bagian ini sepertinya harus akau ceritakan dalam paragraf baru.

Sebelumnya tidak pernah ada keinginan secuilpun untuk masuk jurusan kedokteran. Bahkan jurusan ini cenderung aku hindari. Salah satu sebabnya adalah biaya kuliah di kedokteran yang sangat mahal. Mungkin ini bisa disebut keinginan sesaat yang bukan berasal dari hati nurani. Satu-satunya motivasiku mendaftar ke kedokteran adalah melihat salah satu teman sekelasku bisa masuk kedokteran. Aku ingin membuktikan aku tidak kalah dengannya. Sejak itu aku bertekad untuk masuk universitas minimal sepadan dengan kedokteran. Mungkin muncul satu pertanyaan, mengapa satu orang ini yang masuk kedokteran bisa begitu mempengaruhiku ? Padahal banyak juga anak-anak yang bisa masuk kedokteran. Jawabannya karena dia adalah perempuan yang selama ini menarik perhatianku.

Kita flashback sejenak ke masa-masa awal kelas dua SMA. Sebagai remaja yang tengah memasuki masa-masa puber, normal bagi laki-laki memiliki ketertarikan dengan lawan jenis. Begitupun aku. Kalau anak muda sekarang sih biasa menyebutnya “jatuh cinta” atau suka. Sebenarnya aku kurang setuju dengan kata itu. Tapi agar tidak terjadi salah persepsi, kita ikuti saja budaya mayoritas anak muda zaman sekarang. Aku suka padanya sejak pertama kali melihatnya ketika baru masuk kelas dua (so sweet banget). Apalagi setelah itu kami sering berinteraksi karena sekelas. Dia gadis yang cantik, pintar juga, cukup kaya, orangnya baik, mantablah pokoknya. Dan aku, tampanpun tidak, pintar juga tidak, kaya apalagi, kosan aja di sekretariat rohis, jadi tukang parkir pula di LBB. Kebetulan dia juga kursus di LBB tersebut. Semakin minderlah aku. Aku juga tipe orang yang pendiam dan pemalu. Karena itu aku tidak pernah menunjukkan rasa sukaku itu. Sekedar menceritakannyapun tidak. Aku terlalu malu untuk melakukannya. Bahkan kepada dua orang sahabatku, Capri dan Anta. Walhasil perasaanku itu hanya bisa kupendam sampai akhir kelas tiga. Dan sampailah ketika dia diterima di kedokteran. Aku tidak mau kalah dengannya. Karena itulah aku mendaftar ke kedokteran. Memang niatku sudah salah sejak awal, dan akupun tidak diterima. Aku semakin terpuruk waktu itu. Tapi aku harus terus bersabar.

Satu hal yang bisa mengobati keterpurukanku adalah ketika Anta dan Aku mendaftar beasiswa ke UM jurusan pendidikan yang akhirnya menerima kami. Alhamdulillah akhirnya diterima juga. Tapi dibandingkan dengan kedokteran ? Rasanya aku masih ingin dapat lebih. Mungkin  aku terlalu tamak waktu itu. Astaghfirullohal’adhim. Seharusnya aku mensyukuri diterimanya aku di UM. Setelah aku sadar, aku mencoba meluruskan kembali niatku.

Entah bagaimana ceritanya Anta dan aku secara tidak sengaja mendapat informasi beasiswa kuliah selama empat tahun, tetapi di ITB. Jauh banget di bandung. Beasiswa itu bernama Beasiswa ITB untuk Semua (BIUS). Dengan slogannya “Agent of Change”. Beasiswa ini begitu menarik karena selain membiayai biaya kuliah selama empat tahun juga memberikan baiya hidup selama kuliah serta tunjangan-tunjangan lain. Belum pernah aku menemukan beasiswa yang begitu menggiurkan seperti ini. Bolehlah dicoba, yang penting kuliah dan dapat beasiswa walaupun di ITB.

Aku sempat bimbang akan mendaftar atau tidak mengingat tempatnya yang jauh. Di kota besar pula dengan julukannya Paris van Java. Tapi aku teringat akan petuah Bapak. Beliau mendapatkannya dari kakek, kakek mendapatkannya dari ayah kakek, ayah kakek mendapatkannya dari kakeknya kakek dan seterusnya sampai zamannya Mpu Sendok atau bahkan lebih.

Beliau berkata (langsung ditranslate ke bahasa indonesia aja ya) bahwa, “Nak, jika kamu ingin berhasil dan sukses. Kamu tidak bisa hanya berdiam diri di kampung. Kamu harus berani merantau ke kota. Turun gunung berjuang memperbaiki nasib di sana dan kelak membawa serta kampung ini sukses sepertimu”.

Kata-kata itulah yang menjadi motivasiku melangkah ke ITB. Aku tidak ragu merantau jauh dari kampung halaman menuju kota besar. Turun gunung  dari Trenggalek menuju Bandung.

Mulailah Anta dan aku melengkapi berkas-berkas untuk mendaftar BIUS. Melihat persyaratan yang harus dipenuhi aku cukup optimis bisa dapat beasiswa ini.

“Pengahasilan kedua orang tua calon penerima beasiswa di bawah atau sama dengan Upah Regional Minimum (UMR).”

terpenuhi.

“Memiliki prestasi akademik yang baik.”

ya walaupun tidak baik-baik amat.

“Aktif di kegiatan organisasi dan ekstrakulikuler semasa di SMU dan sederajat.”

hiperaktif alias terlalu aktif bahkan.

“Memiliki prestasi non-akademik.”

yang ini sepertinya tidak terpenuhi.

 Tapi aku tidak boleh mundur. Aku tidak akan tahu sebelum mencobanya. Aku lihat Anta begitu antusias. Lebih antusias dariku bahkan. Bertambahlah semangatku melihat antusiasmenya. Kesana kemari kami mencari surat-surat untuk melengkapi berkas persyaratan yang harus dipenuhi.  Mulai dari surat keterangan penghasilan orang tua. keterangan tidak mampu dari RT/RW dan dinas sosial daerah setempat minimal setingkat kecamatan, kartu keluarga, dll (dan lainnya lupa). Dan yang paling aku ingat adalah membuat essay/karangan singkat tentang calon penerima beasiswa, keluarga, cita-cita dan kegiatan calon penerima beasiswa. Aku lupa menulis apa dulu. Tapi kurang lebih seperti yang aku ceritakan di atas.

Tidak seperti sekarang lewat jalur undangan yang harus kolektif dari sekolah, waktu itu Anta dan aku mendaftar ke ITB secara individual. Mirip dengan jalur ujian tulis. Kami cukup kesulitan mendaftar karena BIUS saat itu masih baru. Pertama kali ada waktu tahunku, tahun 2009. Pihak sekolah mengaku tidak mengetahui tentang beasiswa ini. Sehingga mulai dari mencari informasi sampai mengirim berkas pendaftaran kami lakukan sendiri. Satu-satunya sumber informasi kami dapatkan dari internet. Walaupun harus mengorbankan uang makan untuk ngenet. Semuanya demi kuliah gratis di ITB. Setelah semua berkas terpenuhi kami mengirimkannya lewat pos. Perjalanan mengayuh sepeda 2 km dari sekolah ke kantor pos itu rasanya tidak akan terlupakan.

Hingga akhirnya kabar baik itu datang. Kami tersaring sebagai 200 besar calon penerima BIUS dan diundang ke Bandung mengikuti USM ITB terpusat. Seluruh biaya transport, akomodasi dan konsumsi akan ditanggung pihak BIUS. Subhanalloh. Kami begitu gembira. Kami tidak menyangka akan tersaring, padahal pendaftar BIUS berjumlah 3000 pelamar lebih. Dan yang paling membuatku bersemangat adalah kami harus pergi naik pesawat terbang karena pihak BIUS telah menyediakan tiketnya. Asyik, jalan-jalan gratis naik pesawat. Begitu pikirku. Aku kira hanya dalam mimpi aku bisa naik pesawat terbang. Tapi jangan terlena dulu. Perjuangan yang sebenarnya baru akan dimulai. Kami harus mengikuti USM ITB terpusat dan bersaing dengan 200 calon penerima BIUS lain untuk mendapatkan satu kursi dari sekitar 50 kuota yang disediakan.

Hari itu, kamipun terbang ke Bandung. Dalam perjalanan itu yang paling kuingat adalah ketika aku memakan bekal dari rumah. Ibuku membuatkannya tadi pagi. Aku terbayang keluargaku, terbayang Ibuku, Bapakku dan adikku. Terimakasih Ibu, terimakasih Bapak, atas semua yang telah kalian berikan padaku. Pengorbanan, kerelaan, keikhlasan, tuntunan, pengajaran, bimbingan, nasihat kalian, akan menjadi bekal hidupku di masa depan.

Di Bandung kami menginap di Asrama PPI. Aku lupa kepanjangannya, pokoknya I-nya infantri aja. Di sana kami bertemu dengan 200 pelajar dari seluruh penjuru Indonesia. Mereka kelihatannya pintar-pintar dan rajin-rajin. Terbukti ketika malam hari di asrama, sebagian besar dari mereka membentuk kelompok-kelompok belajar. Mereka saling bertanya, saling menjawab, membolak-balik halaman buku dan menjelaskan dengan yakin kepada teman-teman lain dalam satu kelompok itu. Ada juga beberapa relawan beasiswa yang berkeliling, mengajari beberapa materi yang kira-kira akan keluar dalam ujian nanti. Tidak hanya itu, ketika menengok ke mushola asrama, subhanalloh, banyak juga dari mereka yang sedang berdo’a, membaca Al Qur’an atau sholat sunnah. Hebat sekali perjuangan mereka. Aku jadi malu pada diriku sendiri, perjuangan apa yang telah aku lakukan. Kesini tidak membawa buku untuk belajar, dalam berdo’a pun rasanya aku tidak sekhusyuk mereka. Aku minder juga jadinya. Tapi aku tidak boleh pesimis, harus tetap tawakal dan sabar.

Sehari sebelum ujian kami harus mendaftar ulang terlebih dahulu ke gedung rektorat ITB. Banyak sekali yang daftar ulang waktu itu hingga terbentuk antrian yang panjang. Sudah begitu sedikit terbentur masalah karena belum melampirkan surat keterangan tidak buta warna sehingga kami harus berlari ke Bumi Medhika Ganesha untuk mencari surat tersebut. Di BMG masih harus mengantri lagi, padahal loket pendaftaran ulang akan segera ditutup. Tapi beruntung panitia memberikan tambahan waktu beberapa jam. Aku sangat ingat dulu akulah yang daftar ulang paling akhir. Ada juga beberapa anak yang sudah daftar ulang dari tadi tetapi masih ada masalah dengan berkas-berkas mereka. Yang tidak kalah seru ketika berangkat ujian. Peserta ujian dituntut tidak boleh telat. Karena letak asrama yang cukup jauh dari kampus kami, mengantisipasi dengan berangkat pagi-pagi. Tapi apa mau dikata, ternyata rombongan yang naik mobil infantri terjebak macet di jalan, di dekat rektorat. Mengingat waktu sudah mepet, akhirnya kami putuskan untuk turun dan berlari ke tempat ujian masing-masing. Waktu itu aku harus lari ke Sabuga, Sasana Budaya Ganesha. Sungguh pengalaman yang tidak mudah untuk dilupakan.

Setelah menetap di Bandung selama tiga hari untuk mengikuti USM ITB terpusat, akhirnya waktu kami untuk pulang. Mengingat bagaimana aku mengerjakan soal-soal ujian kemarin, rasanya pesimis bisa masuk ITB, apalagi diterima BIUS. Tapi harus tetap tawakal dan sabar. Semua daya telah diupaya, yang tersisa hanyalah do’a semoga asa bisa digapai di depan mata.

Kita melompat ke hari pengumuman mahasiswa baru USM ITB terpusat. H-1 pengumuman aku, Anta dan Capri sengaja tidur dirumah Capri agar besoknya kami bisa bareng-bareng melihat pengumuman di internet. Paginya kami mengayuh sepeda ke kota kabupaten yang berjarak sekitar 25 km dari rumah Capri untuk mencari warnet. Sebenarnya di dekat rumah Capri ada warnet atau bisa juga naik bus, tapi agar lebih dramatis kami berjuang mengayuh sepeda 25 km. Karena sepertinya aku terlalu kekenyangan sarapan di rumah Capri, sepanjang perjalanan aku sudah menahan ingin boker. Karena itu begitu sampai di warnet aku bimbang harus memprioritaskan ITB atau boker. Dan dengan bijak aku memilih boker terlebih dahulu. Di lain pihak, Anta langsung browsing dan melihat pengumuman itu. Di lain pihak lagi aku sudah menyelesaikan hajatku. Aku langsung bertanya pada Anta bagaimana pengumumannya. Ternyata Anta tidak diterima. Mendengarnya aku langsung optimis tidak diterima. Tapi begitu aku lihat dan mengetikkan nomor pesertaku. Ajaib sekali, aku diterima. Subhanalloh. (bagian yang ini kayaknya nggak seru bansget ya).

Alhamdulillahirobbil’alamin. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Hanya kata-kata itu yang mampu kuucap ketika melihat pengumuman USM ITB Terpusat. Aku yang anak desa ini ternyata akan bisa mengenyam pendidikan di sebuah Institut ternama seperti ITB. Seketika itu ada perasaan yang menarikku untuk segera pulang, menyampaikannya kepada kedua  orangtuaku. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana bangganya mereka ketika mengetahui kabar bahagia ini. Benar saja, ketika aku sampai di rumah dan memberitahu kedua orangtuaku bahwa aku diterima di ITB, Ibuku langsung memelukku dengan erat. menciumi wajahku, keningku dan pipiku. Begitupun ayahku ikut memelukku dan Ibuku. Aku sangat bahagia waktu itu. Ibu bilang rizki ini bukan hanya sekedar seperti kejatuhan emas sekarung, tapi setara dengan intan segunung. Kayak Ibu pernah melihat emas sekarung aja, begitu pikirku.

Begitulah kawan, aku telah membuktikan bahwa biaya kuliah yang mahal bukan menjadi alasan untuk berhenti menggapai impian. Justru tawakal dan sabarlah kuncinya. Dengan perjuangan yang gigih dan pantang menyerah percayalah kalian bisa.
Setelah membaca sedikit cerita diatas semoga kawan-kawan semakin optimis untuk melangkah ke kampus ganesha ini. Mungkin banyak dari kawan-kawan yang mendengar kabar dari media maupun dari perkataan orang bahwa biaya kuliah di ITB sekarang mahal. Apalagi sedang hangat-hangatnya berita tentang 55 juta rupiah itu. Memangnya mulai sekarang aja biaya kuliah di ITB mahal ? Dari dulu kali. Haha.. bercanda. Dulu aku juga berpikir sama seperti kawan-kawan. Tapi aku telah membuktikan sendiri bahwa itu tidaklah benar. Banyak sekali kesempatan kawan-kawan untuk mendapatkan beasiswa. Baik ketika masuk ataupun ketika telah menempul kuliah.

Dalam situs penerimaan mahasiswa baru ITB memang benar disebutkan tentang biaya kuliah di ITB bahwa,

“Biaya penyelenggaraan pendidikan terdiri atas komponen Biaya Penyelenggaraan Pendidikan yang dibayar di Muka (BPPM) yang di bayar sekali pada saat pendaftaran sebagai mahasiswa baru dan komponen Biaya Penyelenggaraan Pendidikan per Semester (BPPS) yang dibayar pada setiap awal semester.”

“Untuk mahasiswa baru yang diterima di fakultas/sekolah bukan SBM pada tahun 2011 BPPM ditetapkan sebesar Rp 55.000.000,- per mahasiswa dan BPPS ditetapkan sebesar Rp 5.000.000,- per mahasiswa per semester. Sedangkan untuk calon mahasiswa yang diterima di SBM, BPPM ditetapkan sebesar Rp 80.000.000,- per mahasiswa dan BPPS dihitung berdasarkan jumlah SKS yang diambil dengan biaya Rp 750.000,- per SKS.”

Bagi orang-orang yang mampu mungkin besarnya biaya itu tidak menjadi masalah, tapi bagaimana dengan orang-orang yang tidak mampu ? Nah inilah bedanya orang yang benar-benar ingin masuk ITB dan tidak. Bagi mereka yang bemental rendah setelah membaca tulisan itu pasti akan langsung menyerah. Tapi aku yakin kawan-kawan sekalian adalah orang yang memiliki mental baja untuk bersungguh-sungguh ingin masuk ITB. Orang yang bersungguh-sungguh pasti tidak akan mudah putus asa. Dia akan mencari celah dengan keterbatasan yang ada untuk bisa mencapai impiannya. Dan ITB telah memberikan celah itu secara gamblang. Dalam situs itu pula disebutkan bahwa,

“Subsidi 100% baik BPPM maupun BPPS akan diberikan kepada mahasiswa baru yang berasal dari keluarga golongan ekonomi lemah dengan penghasilan keluarga yang tidak memungkinkan membiayai studi anggota keluarganya di perguruan tinggi. Sesuai dengan ketentuan pemerintah, ITB mempersiapkan subsidi 100% ini bagi minimum 20% dari jumlah mahasiswa yang akan diterima, yakni untuk lebih dari 600 mahasiswa baru. Ketentuan ini berlaku untuk seluruh mahasiswa baru yang diterima termasuk di SBM.”

“Bagi orang tua calon mahasiswa yang diterima bukan di SBM yang memerlukan bantuan parsial untuk pembiayaan putra/putrinya dapat mengajukan permohonan subsidi BPPM yang akan dipertimbangkan sesuai dengan kemampuan ekonominya. Besarnya subsidi akan bervariasi: 25%, 50%, atau 75%.”

Kurang apa coba kesempatan yang diberikan ITB. 20% alias 600 lebih orang kuliah gratis di ITB gitu loh. Optimislah kawan-kawan bisa menjadi salah satu dari 600 orang tersebut. Itu bukan jumlah yang sedikit kan ?! Perlu dicatat 20% disini bukan hanya berasal dari jalur undangan, tetapi juga bisa berasal dari jalur ujian tulis. Jadi buat kawan-kawan yang ikut ujian tulis masih punya banyak kesempatan pula. Catatan lagi mungkin yang belum dicantumkan bahwa subsidi yang bervariasi: 25%, 50%, atau 75% tersebut akan diberikan kepada minimal 40% mahasiswa baru. Bagi kawan-kawan yang mungkin nanti kurang beruntung tidak termasuk dalam beasiswa penuh masih berkesempatan untuk masuk dalam kategori ini.

Sekarang apakah kalian percaya bahwa tidak perlu uang 55 juta untuk masuk ITB. Cukup dengan uang tidak sampai 55 ribu bisa masuk ITB. 15 ribu untuk biaya pengetikan di warnet dan mencetak berkas-berkas persyaratan pendaftaran beasiswa. 15 ribu untuk mencari surat keterangan sehat, itupun dapat beberapa lembar bisa digunakan untuk mendaftar ke beberapa universitas lain. 15 ribu biaya internet untuk mendaftar on line, mencari info, melihat pengumuman, kirim e-mail, up date status facebook, nge-tweet, dsb. 10 ribu untuk mengirim berkas-berkas ke gedung rektorat ITB lewat pos. 2 ribu untuk beli nasi pecel di warung dan 1 ribu untuk beli es degan saat kehausan ketika bersepeda ke kantor pos. 1 ribu untuk mengisi kotak amal di masjid. Dan sisa 1 ribu bisa dilaminating dan dipajang di rumah. Bukti perjuangan masuk ITB. (Jangan dipercaya data ini tidak akurat, just kidding. Hanya sekedar untuk menambah motivasi).

Memang hanya orang-orang super yang bisa masuk ITB menurutku. Super pintar, super kaya, super aktif, super semangat, super optimis, super nekat, super pas-pasan, super nyeleneh, super beruntung dan super-super lainnya. Menurut kawan-kawan aku termasuk kategori yang mana ? Kalau boleh aku bilang aku termasuk orang yang super beruntung. Kenapa ? Karena aku sabar. “Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah dan sabarkan orang lain, bersiapsiagalah, dan bertakwalah kepada allah, supaya kamu beruntung. [QS 3 : 200]. Dan kalau aku yang hanya anak desa yang super beruntung ini bisa masuk ITB, kenapa kalian tidak. Aku yakin kawan-kawan lebih baik dariku, lebih semangat, lebih optimis. Aku bisa melihat itu dari sorot mata kawan-kawan. Percayalah padaku.

Sekarang yang harus kawan-kawan lakukan adalah berusaha dengan sungguh-sungguh semaksimal kemampuan kawan-kawan. Dan setelah seluruh usaha dikerahkan, senjata terakhir yang ampuh adalah do’a. Karena kita sebagai manusia hanya bisa berusaha, hasilnya Allah yang menentukan. Dan percayalah apapun hasilnya nanti, itulah yang tebaik untuk masa depan kita. Semuanya akan indah pada waktunya.


Regard,

Bibit Musnaini
ITB 2009, BIUS 2009, Aurum 2009

Jumat, 13 Januari 2012

Program Beasiswa PPA dan BBM

BANTUAN BELAJAR MAHASISWA (BBM)
• BEASISWA PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK (PPA)


KATA PENGANTAR

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional berupaya mengalokasikan dana untuk memberikan bantuan biaya pendidikan kepada mahasiswa yang orang tuanya tidak mampu untuk membiayai pendidikannya, dan memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang mempunyai prestasi tinggi, baik di bidang akademik dan atau non akademik. Agar program bantuan biaya pendidikan dan beasiswa dapat dilaksanakan sesuai dengan prinsip 3T, yaitu: Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, dan Tepat Waktu, maka Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menerbitkan pedoman.
Penerbitan pedoman ini diharapkan dapat memudahkan bagi para pengelola agar penyelenggaraan program dapat terlaksana sesuai dengan harapan kita semua. Selain itu pedoman ini diharapkan juga dapat memudahkan bagi para mahasiswa yang akan mengusulkan sebagai calon penerima beasiswa, dan memudahkan bagi mahasiswa yang telah ditetapkan sebagai penerima beasiswa untuk menjalankan hak dan kewajibannya.
Dengan terbitnya pedoman ini, proses penyaluran/ pemberian PPA (Peningkatan Prestasi Akademik) dan BBM (Bantuan Belajar Mahasiswa) kepada mahasiswa diharapkan akan berjalan dengan lebih baik, dan mahasiswa dapat mengikuti studinya dengan lancar yang diharapkan mampu meningkatkan prestasinya yang akhirnya dapat ikut andil dalam meneruskan perjuangan bangsa menuju pembangunan Indonesia sejahtera.
Kepada para pimpinan perguruan tinggi dan Kopertis Wilayah kami harapkan dapat melakukan sosialisasi, seleksi dan pengelolaan/penyaluran bantuan biaya pendidikan dan beasiswa mengacu kepada pedoman ini.
Akhirnya kami mengucapkan penghargaan dan terima kasih kepada tim penyusun dan semua pihak yang telah membantu dalam mewujudkan buku pedoman ini.

Jakarta,         Agustus 2010
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi
Djoko Santoso


II. KETENTUAN UMUM

A. STATUS MAHASISWA
1. Mahasiswa calon/penerima beasiswa adalah mahasiswa yang kuliah pada perguruan tinggi pengelola program beasiswa dari Kementerian Pendidikan Nasional.
2. Mahasiswa calon/penerima beasiswa adalah mahasiswa yang masih aktif, dalam jenjang pendidikan Diploma dan Sarjana.

B. WAKTU
PPA dan BBM diberikan kepada mahasiswa aktif berdasarkan periode tahun anggaran berjalan Kementerian Pendidikan Nasional.

C. ALOKASI
1. Kuota calon penerima pada setiap perguruan tinggi ditentukan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
2. Besarnya dana dialokasikan sesuai dengan DIPA Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi sekurang-kurangnya Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) per mahasiswa per bulan.
Khusus bagi mahasiswa baru diberikan mulai semester I dengan mempertimbangkan antara lain nilai ujian nasional dan nilai rapor.

III.  KETENTUAN KHUSUS

A. PERSYARATAN
1. Umum
Diberikan dengan mempertimbangkan prestasi dan latar belakang memampuan ekonomi orang tua kepada mahasiswa:
a. Jenjang S1/Diploma IV paling rendah duduk pada semester II dan paling tinggi duduk pada semester VIII.
b. Diploma III, paling rendah duduk pada semester II dan paling tinggi duduk pada semester VI.
Mahasiswa yang memenuhi persyaratan tersebut di atas, mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur atau pimpinan perguruan tinggi yang berwenang untuk mendapatkan  bantuan  dengan melampirkan berkas sebagai berikut:
a. Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan Kartu Rencana Studi (KRS) atau yang sejenis sebagai bukti mahasiswa aktif.
b. Fotokopi rekening listrik bulan terakhir dan atau bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dari orang tua/walinya.
c. Surat pernyataan tidak menerima beasiswa dari sumber lain di lingkungan Kemdiknas yang diketahui oleh Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan.
d. Fotokopi kartu keluarga.
e. Rekomendasi dari pimpinan Fakultas/Jurusan.

2. Khusus
Calon penerima wajib melampirkan:
a. Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA):
1) Fotokopi transkrip nilai dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 3,0 yang disahkan oleh pimpinan perguruan tinggi.
2) Surat keterangan penghasilan orangtua/wali pemohon yang disahkan oleh pihak yang berwenang (bagi pegawai negeri/swasta disahkan oleh Bagian Keuangan, dan yang bukan pegawai negeri/swasta disahkan oleh Lurah/Kepala Desa).
b. Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM):
1) Surat Keterangan tidak mampu atau layak mendapat bantuan yang dikeluarkan oleh Lurah/Kepala Desa.
2) Fotokopi  transkrip nilai dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 2,50 yang disahkan oleh pimpinan perguruan tinggi.
3) Fotokopi piagam atau bukti prestasi lainnya (ko-kurikuler dan atau ekstra kurikuler) yang diselenggarakan oleh Kemdiknas dan atau organisasi lain baik pada tingkat Nasional, Regional, maupun Internasional.
Perguruan tinggi negeri/kopertis, karena alasan atau kondisi tertentu dapat menambahkan ketentuan dan atau syarat tambahan, termasuk mengubah batas IPK terendah. Penambahan dan atau perubahan dimaksud harus dilaporkan kepada Ditjen Dikti.
  

UNTUK LEBIH LENGKAPNYA BISA DILIHAT DI http://www.dikti.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=599:program-beasiswa-ppa-bbm&catid=123&Itemid=242

beasiswa PMRI

Beasiswa PMRI Adalah beasiswa yang dikhususkan untuk mahasiswa di Institute Pengembangan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (http://www.pmri.or.id) baik itu untuk dosen tetap maupun dosen CTAB ( Calon Tenaga Akademik Baru )
Institut Pengembangan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (IP-PMRI). Misi utama IP-PMRI adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan matematika sekolah di Indonesia dengan menggunakan suatu inovasi dalam pendidikan matematika yaitu PMRI. Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) diadaptasikan dari Teori pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) yang dikembangkan di Netherlands (Belanda) sejak awal 70-an oleh Hans Freudenthal. Nama beliau dipakai sebagai nama pusat pengembangan RME di Belanda yaitu Freudental Institute (www.fi.uu.nl).
IP-PMRI sebagai salah satu lembaga yang mempunyai misi untuk pengembangan pendidikan matematika dengan menggunakan suatu inovasi dalam pendidikan matematika yaitu PMRI, bekerja sama dengan DIKTI Serta tiga universitas yaitu Utrecht University, Universitas Sriwijaya dan Universitas Surabaya memberikan beasiswa kepada dosen atau calon dosen (CTAB) kepada 30 orang, dimana 15 orang akan studi di Universitas Surabaya dan 15 di Universitas Sriwijaya. Setelah lulus seluruh peserta yang lulus mengikuti pelatihan bahasa inggris selama tiga bulan. Bagi yang memenuhi syarat akan studi di Belanda yaitu di Utrecht University.

Rabu, 11 Januari 2012

SNMPTN 2012

Senin, 09 Januari 2012
Dikutip dari http://informasi-snmptn.blogspot.com/2012/01/jadwal-pendaftaran-snmptn-2012-jalur.html#more

Jadwal Pendaftaran SNMPTN 2012 Jalur Undangan Mulai 1 Februari

... Jadwal SNMPTN 2012 Undangan SEMARANG, suaramerdeka.com - Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2012 Jalur Undangan berdasarkan penjaringan prestasi akademik direncanakan dibuka mulai 1 Februari 2012.


Pembantu Rektor Bidang Akademik (PR I) Universitas Negeri Semarang (Unnes), Agus Wahyudin mengemukakan hal itu, di kampus Sekaran, Kamis (5/1). Dia menyampaikan, informasi awal tersebut diterima dari panitia pusat SNMPTN 2012.

"Jalur ini merupakan mekanisme seleksi nasional berdasarkan penjaringan prestasi akademik tanpa ujian tulis/keterampilan. Disamping itu, jalur ini tidak termasuk dalam penelusuran minat dan bakat, sehingga tidak ada tes keterampilan," jelasnya.

Jalur undangan ini dibuka agar dapat memberikan kesempatan kepada semua anak bangsa yang berprestasi akademik tinggi untuk memperoleh pendidikan tinggi. Selain itu, juga memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada kepala sekolah untuk menjadi bagian dari pelaksanaan seleksi awal di tingkat sekolah.


"Dengan demikian, para pendaftar atau calon mahasiswa harus mendapatkan rekomendasi dari kepala SMA/SMK/MA/MAK masing-masing. Sebab, kepala sekolah yang akan melakukan pemeringkatan terhadap siswanya sesuai dengan jurusan IPA, IPS, atau Bahasa berdasarkan nilai mata pelajaran yang diujikan dalam Ujian Nasional 2012," kata Agus.

Secara mekanisme dalam pendaftaran jalur undangan, siswa pelamar dapat memilih maksimal dua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang diminati dan dua program studi pada tiap-tiap PTN. Hal ini karena, urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan.


Informasi dan daftar sekolah yang diundang dapat dilihat di laman resmi SNMPTN jalur ini, yaitu di alamat http://undangan.snmptn.ac.id/. "Mungkin sekarang laman tersebut belum dibuka, namun tak lama lagi pasti akan aktif," tandasnya

Info : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news_smg/2012/01/05/106038/Pendaftaran-SNMPTN-2012-Jalur-Undangan-Mulai-1-Februari

Selasa, 10 Januari 2012

kisah nyata mahasiswa ITB (Cerita tentang ITB dan Orangtuaku *cerpen motivasi*)

DIKUTP DARI (http://www.masukitb.com/c/2609)
Aku tak tahu pengen jadi apa waktu kecil, yang jelas bukan dokter karena aku pernah trauma ga bisa naik sepeda seminggu gara-gara pantat disuntik bu dokter!, tapi aku suka meneliti, aku sering bereksperimen dengan ayam dan kelinci ibuku yang mati, memasukkannya ke dalam karung, menguburnya, kemudian membongkarnya lagi untuk merangkai tulang-tulang penyusunnya. Ikut-ikutan memeriksa daging ayam seisinya dan mempelajari bagian-bagiannya sebelum dimasak jadi opor ayam lebaran. Atau mengumpulkan tulang-tulang ayam dan menaruhnya di kebun, hingga diterpa hujan dan panas, sampai bersih putih, lalu merangkainya buat mainan. Mengingat-ingat hobi masa kecilku itu, rasanya cocok juga bahwa cita-citaku adalah menjadi scientist hebat. Dan cita-cita itu semakin dekat setelah aku masuk ITB.
ITB adalah tempat kuliah impianku sejak SMP, semakin menguat ketika SMA, setiap ditanya: habis lulus SMA mau kuliah kemana? ITB! jawabku mantap.
Namun tahukah kamu? setiap kali mendengar cerita-ceritaku dan impian-impianku tentang ITB, hati ibuku teriris, ibu menangis dalam hati, Ayah pun tak kuasa berkata apa-apa. Namun ayah dan ibuku menyembunyikan semua itu, mereka hanya tersenyum bangga akan cita-cita anaknya yang tinggi itu. Ayahku seorang petani di sebuah kota kecil di Jawa Timur, dan ibuku hanyalah seorang guru SD honorer, saat itu kalau mau jadi guru berstatus pegawai negeri harus menyuap sekian puluh juta ke pemerintah. Nah masalahnya ibuku hanya suka menyuapi makan anaknya, ga suka menyuap jabatan, ga berkah katanya.
Dengan kondisi seperti itulah, akhirnya suatu ketika ibu dan ayah mengajakku bicara : bahwa ayah dan ibu tak punya cukup uang untuk menyekolahkanku tinggi dengan bayaran yang tinggi, (Jaman dulu 2006, masuk kedokteran UGM = bayar >100juta, ITB pun identik = USM >45 juta, kecuali lulus SPMB).
Aku ingat sekali saat itu, ibuku hanya menatapku dengan airmata tertahan, dan ayahku bilang " Ayah ndak punya uang kalo kamu mintanya sekolah macam itu, tapi Gusti Allah Maha Kaya, kalo minta yang mahal-mahal jangan ke Ayah ya nduk, minta ke Gusti Allah Saja sing Moho Kuoso".
Air mataku meleleh, lalu aku berlari membanting pintu kamar, menangis di atas bantal setragis-tragisnya, merasa ayah dan ibuku tak mampu mendukungku berlari lagi, merasa impianku tergunting begitu saja terhadap sesuatu bernama : u-a-n-g.
Lantas apa gunanya sampe SMA aku rangking satu kalo aku ga sekolah tinggi? aku kesal sekesal-kesalnya! marah! tapi tak tahu harus mengadu ke siapa, hati nuraniku juga kasian pada ayah dan ibuku. Aku terkagum-kagum pada orang-orang ber-jas putih di laboratorium, menuang zat kimia seperti di iklan obat dan shampo, asik dengan suatu penemuan penting, mana bisa aku seperti itu kalo ga sekolah tinggi? Hatiku dongkol!
Malam-malam selanjutnya adalah malam penuh doa kepada Yang Maha Kuasa, tentu saja itu yang dilakukan ayah dan ibuku, aku? hanya mau dibangunkan dini hari kalo Juventus-ku maen bola. Tak apa, kata ayah, lama-lama kamu nanti juga bisa paham. Dan benar, lama-lama aku merasa bahwa aku tak ada apa-apanya kalo aku tak berdoa.
Kelas 2, aku lolos seleksi olimpiade tingkat sekolah, lalu lolos ke tingkat kabupaten, provinsi, dan Nasional! dan saat itu pertama kali nya lah aku naik pesawat terbang! sangat keren rasanya, menuju Pekanbaru untuk Olimpiade Sains Nasional. Pembuat soal olimpiade adalah dosen-dosen ITB, dan mereka sangat gaya dan keren.
Lomba pun dimulai, aku mengerjakan, bingung, bisa menjawab, bingung lagi, tanganku berkeringat, lembar jawaban basah, bingung, mengerjakan lagi, aaah susah!, waktu habis. Begitu selama 2 hari. Nah, tepat beberapa jam sebelum pengumuman hasil lomba, saat itu tak ada pertandingan bola malam-malam, tapi aku berniat bangun sholat malam.
Aku bersimpuh, menangis (sebelumnya tak pernah aku menangis setelah sholat!), dan karena ga tau berdoanya gimana, aku cuma bilang "Ya Allah.. pliss... Perunggu satuu saja..pliss..". Aku tau diri lah, aku dari SMA kampung, melawan anak-anak SMA ibukota yang gayanya gaul kayak di tipi, berbahasa Indonesia dengan gaya gue-elo dan sangat kota (sedangkan aku medok jawa), dan aku merasa banyak soal yang sangat mentok di otak akhirnya ga kejawab. Duh, beneran keajaiban kalo misalnya aku dapet medali perunggu.
Dan benar! NAMAKU DIPANGGIL! sebagai peraih medali perunggu! medali itu dikalungkan ke leherku yang masih bergetar canggung, dan aku bersalaman dengan Mendiknas, dan Bu Presiden Megawati! (beneran kayak di tipi!), gugup! jangan-jangan aku masuk TVRI?
Sejak saat itulah kelegaan demi kelegaan dimulai, berkat si perunggu itu, aku digratiskan biaya 45 juta kalo lolos USM ITB. Mulailah aku belajar giat, hingga larut malam, hingga dini hari, ayah mengantarkan susu buatan ibu ke meja belajarku, kadang-kadang membeli kacang goreng dari warung sebelah, agar aku tetap terjaga dalam belajar.
Tekadku aku harus lolos USM! mengingat aku ga gitu jago matematika apalagi fisika, artinya sainganku bakal berat kalo harus lewat SPMB. Apalagi orangtuaku tak punya uang buat bimbingan belajar, kalopun ada itu di Solo atau Jogja, harus keluar uang lagi buat nge-kos, makin mahal, aku hanya bisa belajar di rumah, membaca dan menghabiskan soal sebanyak-banyaknya. Kata Pak Yohanes Surya pas di Pekanbaru, kalo kita punya keinginan kuat, alam semesta pasti membantu kita, semakin kita bersungguh-sungguh, alam semesta juga makin mati-matian membantu kita. Man Jadda Wajada, siapa bersungguh-sungguh pasti dapat, kata guru biologiku.
Akhirnya aku masuk ITB, jurusan Farmasi! Alhamdulillah tak terkira. Bayanganku jadi orang hebat ber-jas lab pun terwujud! soalnya di farmasi praktikumnya banyak banget. Dan ibuku baru mengaku bahwa tadinya mau menyekolahkanku ke Madiun atau Solo saja, ke akademi keperawatan. Namun sekarang, doa ayah dan ibuku terbayarkan sudah. Mereka tak tahu apa-apa kecuali : masuk ITB = jadi orang hebat. Dan mereka tak pernah salah.
Ketika haru biru sidang penerimaan mahasiswa baru, ayahku mengantarku ke Bandung, kami naik kereta ekonomi, tapi senangnya bukan main, karena setiap ditanya orang: mau kemana pak? "ITB!" jawaban yang berbuntut "waaah.. anaknya masuk ITB ya pak?", bangga sekali ayahku bilang "iya". Hehe. Kebahagiaan sepanjang jalan tak membuat kami risau akan 12 jam dalam kereta ekonomi yang lusuh, bau rokok, dan pengamen ribut.
Ayah kuajak keliling kampus sebelum ke sabuga, "Ini dulu kampusnya Pak Soekarno yah, Pak Habibi juga, sekarang aku jadi adik kelasnya, hehehe", ayahku hanya senyum senyum bangga mengamati gedung-gedung kampus. Sampai di Sabuga, aku masuk dan meninggalkan ayah sendiri di luar. Dan tebak apa yang terjadi saat ayahku di luar?
Ayahku dikira sopir!. Ayah tak punya teman kan, para orangtua yang lain berpakaian sangat elegan dan nampak kaya, bermobil mewah, barbaju mahal, dan lain-lain. Kemudian seorang sopir mobil mewah tiba-tiba menghampiri ayahku yang berwajah bau sawah-jawa-ndeso-asli,  setelah bercakap-cakap basa basi melumerkan suasana, sopir itu bertanya, "Nganter pak?", "iya.. nganter anak saya", "Lho? anaknya masuk ITB ya pak? saya kira bapak sama kayak saya" *sopir*, ehehe, muka sopir gini-gini anak saya masuk ITB lho.. cerita ayahku setelah aku keluar sabuga.
Hingga 5 tahun kemudian (Oya, aku kuliah di ITB 4 tahun dengan beasiswa dari Tanoto foundation sampai lulus, dan sempat jadi Young Scientist Exchange Program student di Tokyo Institute of Technology selama 1 tahun di Jepang dengan beasiswa SATO foundation), ayah dan ibuku diundang ke Sabuga di acara wisuda, namun kali ini ibu meneteskan air mata dalam suasana yang berbeda, tak lagi khawatir impianku terjajah finansial, tak lagi khawatir anak gadisnya sedih karena dilarang bermimpi, tapi ITB telah mengubah segalanya, Ayah dan Ibuku pun terharu, bangga pada anak manisnya yang dulu cengeng suka banting-banting pintu, sekarang lulus sarjana dengan predikat cum laude dan berpeluang melanjutkan sekolah hingga PhD.

Salam semangat,
Fakhria Itmainati S.Farm
Sains dan Teknologi Farmasi , Institut Terkenal Banget 2006
Young Scientist Exchange Program, Biomolecular Engineering, Tokyo Institute of Technology 2009

Tips n Trik SNMPTN

Berikut ini adalah beberapa tips dan trik agar bisa lulus pada Ujian SNMPTN 2012 yaitu:
1.       Beberapa bulan sebelum pelaksanaan SNMPTN 2012
Anda harus melakukan pengayaan materi termasuk strategi dalam menghadapi soal-soal SNMPTN nanti. Waktu harus dimanage sedemikian rupa agar pada saat SNMPTN anda betul-betul s...iap. Beberapa hal teknis yang dapat anda lakukan adalah :
Menyusun jadwal belajar yang dapat anda lakukan dengan senang dan leluasa. Kalian bisa menyusun belajar sendiri, ikut privat, belajar kelompok atau ikut bimbel intensif persiapan SNMPTN 2012. Tingkatkan intensitas jadwal yang anda buat itu jika makin mendekati SNMPTN. Banyak berlatih soal, practise make perfect. Gunakan metode ST yaitu soal teori, maksudnya kalian berlatih mengerjakan soal kemudian pahami teori atau konsep dasarnya. Seminggu sekali lakukan koreksi terhadap program penjadwalan yang anda buat itu, bila perlu diubah, ketika anda sudah mulai tidak konsisten terhadap  jadwal belajar tersebut. Kumpulkan dan kerjakan sebanyak mungkin soal-soal tes SNMPTN dari berbagai rayon terutama yang terbaru yaitu SNMPTN 2011, agar kalian bisa memetakan soal SNMPTN itu seperti apa sih. Berdasarkan survei ternyata tipe soal yang diujikaan tes masuk PTN dari tahun ke tahun selalu berkisar pada pola dan hal yang sama. Terlebih 20% soal SNMPTN biasanya diambil dari soal-soal yang pernah muncul baik dari wilayah yang sama maupun lintas wilayah. Begitu juga cobalah untuk mengerjakan soal Ujian Mandiri PTN yang lain seperti UM UPI, SIMAK UI, UM UGM, SMUP UNPAD dan lain-lain yang sudah pernah dikeluarkan, pastikan tidak ada satu soal pun yang anda lewatkan. Kuasai dasar dan konsep matematika, fisika, kimia, biologi, bahasa indonesia dan bahasa inggris. Ingat konsep nya, mau sesulit apapun soalnya, kalo sudah dikuasai  konsep nya, Insya Allah bisa dan neglecting one of those subjects. Jangan mikir, “aku kuatin di matdas ah, fisika dikit aja.” Tiap mata pelajaran sangat esensial menentukan kelulusan mu dalam SNMPTN! Berlatih soal-soal tes potensi akademik. Kalau kalian melatih soal tes potensi akademik, maka kalian akan lebih siap karena sudah pernah menghadapi tipe tes seperti itu. Bandingkan dengan orang-orang yang beranggapan tes potensi akademik tergantung otak, maka dia cenderung tidak siap dan kesannya ‘pasrah’. Ingat menyiapkan lebih baik dari pada ‘pasrah’. Pastikan anda sudah melakukan persiapan tersebut dengan baik. Walaupun pada akhirnya nanti anda akan tetap menyesal, “ Mengapa saya tidak bisa berbuat lebih dan lebih baik lagi”. Khusus soal tes potensi akademik, penulis sudah membuat ebook dan modul tentang soal tes potensi akademik yang diambil dari buku-buku baik terbitan dalam negri maupun luar negri juga dari berbagai modul bimbingan belajar ternama di Bandung. Jadi kalian tidak perlu lagi membeli banyak buku-buku soal tes potensi akademik atau cari-cari informasi soal tes potensi akademik dari berbagai bimbingan belajar. Ikuti try out. Try out memiliki manfaat yaitu untuk mengukur kemampuan dan evaluasi sejauh mana persiapan kalian dalam menghadapi SNMPTN ,  juga untuk membiasakan diri dengan suasana ujian SNMPTN sebenarnya. Bagi Anda yang mau ikutan try out online bersama ribuan siswa se Indonesia, silahkan pesan minimal PAKET GOLD
2.       Sehari sebelum SNMPTN :
Cek lokasi ujian termasuk ruang dan meja yang akan kalian gunakan besok.    Jangan   ambil resiko tidak melihat lokasi ujian. Bagi yang menggunakan kendaraan umum perkirakan waktu perjalanan agar tidak terlambat. Cek kelengkapan ujian, kartu ujian, pensil dan rautannya, penghapus dan lain-lain. Kalo bisa siapkan beberapa pensil yang sudah siap pakai, tidak perlu diraut saat ujian. Tidur lebih awal agar bisa bangun lebih pagi dengan suasana dan kondisi segar. Sebelum tidur berdoalah pada Allah swt, semoga hari esok dipermudah segala sesuatunya. Jadikan hari ujian besok sebagai hari yang biasa-biasa saja dan bangun pagi-pagi seolah-olah tidak ada ujian. Minta doa restu kepada kedua orang tua kita. Ingin lulus  SNMPTN  seperti mereka ?
KLIK DI SINI
3.       Pada saat pelaksanaan SNMPTN
SNMPTN 2012 day 1 :
Jangan sampai telat, lebih baik nunggu. Buat posisi duduk senyaman mungkin, hari pertama adalah tes  potensi akademik dan kemampuan dasar (matematika dasar, bahasa indonesia dan bahasa inggris). Perlu konsentrasi yang kuat. Dengarkan  instruksi panitia dengan benar-benar. Isilah LJK selengkap mungkin. Jangan lupa tulis nama, nomor peserta, kode soal, pilihan jurusan, menulis pernyataan dan lain sebagainya. Periksa kembali jangan sampai ada yang terlewati, LJK harus dalam keadaan bersih, tidak terlipat. Baca petunjuk umum dan petunjuk khusus di halaman depan berkas soal. Periksa jumlah soal. Soal tes potensi akademik tahun 2009 sebanyak 55 soal sementara tahun 2010 dan 2011 sebanyak 75 soal dengan alokasi waktu 60 menit. Soal tes bidang studi dasar sebanyak 45 soal dengan alokasi waktu 60 menit. 45 soal terbagi ke dalam matematika dasar 15 soal, bahasa indonesia 15 soal dan bahasa inggris 15 soal. Jangan berkutik di satu soal, ingat waktu. Setiap mata ujian akan dinilai berdasarkan peringkat dengan skala nol sampai seratus sebelum nilai tersebut dijumlahkan dengan nilai mata ujian lainnya. Oleh karena itu, setiap mata ujian harus dikerjakan sebaik mungkin dan tidak ada yang diabaikan. Sesudah ujian hari pertama, jangan langsung kalian bahas dengan teman-teman atau mendengarkan pembahasan di radio, surat kabar danlainlain. Biasanya jika kalian membahas ujian hari pertama dan ternyata jawaban kalian banyak yang salah, hal ini akan membuat kalian down, stress dan tidak semangat. Fokus saja pada ‘pertempuran’ hari kedua. SNMPTN 2012 day 2 :
Datang lebih awal lagi ke lokasi ujian. Buat posisi duduk senyaman mungkin, hari kedua adalah tes bidang studi ipa (matematika ipa, Fisika, Kimia, Biologi). Sebelum mengerjakan soal, Anda diminta untuk meneliti kelengkapan nomor dalam berkas soal ini. Tes Bidang Studi IPA ini terdiri atas 60 soal dengan alokasi waktu 90 menit dari 4 bidang ilmu, yaitu Matematika Ipa 15 soal, Fisika 15 soal, Kimia 15 soal, dan Biologi 15 soal. Dengarkan  instruksi panitia dengan benar-benar. Bacalah dengan cermat aturan dan tata cara menjawab setiap tipe soal. Tulislah jawaban Anda pada lembar jawaban ujian yang tersedia sesuai dengan petunjuk yang diberikan! Anda dapat menggunakan bagian yang kosong dalam berkas soal untuk keperluan corat-coret. Jangan menggunakan lembar jawaban ujian untuk keperluan corat-coret Isilah LJK selengkap mungkin. Nama, nomor peserta, kode soal, pilihan jurusan, menulis pernyataan dan lain sebagainya. Periksa kembali jangan sampai ada yang terlewati, LJK harus dalam keadaan bersih, tidak terlipat. Baca petunjuk umum dan petunjuk khusus di halaman depan berkas soal. Periksa jumlah soal. Setelah ujian selesai, Anda diminta tetap duduk sampai pengawas selesai mengumpulkan lembar jawaban ujian. Anda dipersilahkan keluar ruang setelah mendapat isyarat dari pangawas untuk meninggalkan ruang 4.       Pasca hari H
Anda telah menyelesaikan 2 hari yang menyenangkan. Setelah ujian hari kedua baru kalian boleh mendiskusikan, melihat kunci dan pembahasan soal SNMPTN 2012. Hal penting yang perlu anda persiapkan sambil menunggu pengumuman kelulusan SNMPTN  adalah anda memfoto copy kartu ujian dan menyimpannya dengan baik. Persiapan, usaha dan do’a sudah kalian lakukan tinggal pasrahkan semuanya kepada Allah swt.

SEMOGA BERMANFAAT :)

Senin, 09 Januari 2012

InfoBeasiswaS1Beasiswa S1 President University untuk tahun ajaran 2012/2013 telah dibuka. Beasiswa yang diberikan meliputi biaya pendidikan selama 4 tahun di President University untuk semua jurusan yang tersedia. Total beasiswa yang diberikan untuk masing-masing calon mahasiswa mencapai Rp 250.000.000 selama masa studi di President University.
Fakultas-fakultas dan jurusan-jurusan yang tersedia adalah:
  • Faculty of Economics, jurusan yang ada:
    • Management
    • Accounting
  • Faculty of Law, jurusan yang ada:
    • Law
  • Faculty of Computing, jurusan yang ada:
    • Information Technology
    • Information System
  • Faculty of Engineering, jurusan yang ada:
    • Industrial Engineering
    • Electrical Engineering
  • Faculty of Communications, jurusan yang ada:
    • Communication
  • Faculty of Business & International Relations, jurusan yang ada:
    • Business Administration
    • International Relations

    Persyaratan Akademis
    • Sudah atau akan lulus SMA atau pendidikan lain yang setara
    • Menyerahkan dokumen-dokumen, sbb:
      • fotokopi rapot yang telah dilegalisir, kelas 1 SMA hingga semester terakhir
      • 2 buah foto berwarna 4×6
      • 1 buah fotokopi KTP/kartu pelajar
      • fotokopi sertifikat/penghargaan akademik dan/atau non-akademik (jika ada)
    • Mengikuti tes masuk President University, mata pelajaran yang akan diujikan:
      • Faculty of Economics: Bahasa Inggris, Matematika Bisnis, Psikologi
      • Faculty of Communication: Bahasa Inggris, Matematika Bisnis, Psikologi
      • Faculty of Business and International Relations: Bahasa Inggris, Matematika Bisnis, Psikologi
      • Faculty of Law: Bahasa Inggris, Matematika Bisnis, Psikologi
      • Faculty of Computing: Bahasa Inggris, Matematika Teknik, Psikologi
      • Faculty of Engineering: Bahasa Inggris, Matematika Teknik, Fisika
    Jadwal Tes Beasiswa
    Berikut adalah jadwal tes beasiswa President University di beberapa kota:
  • Cikarang: 23 Oktober 2011
  • Lampung: 23 Oktober 2011
  • Makassar: 23 Oktober 2011
  • Samarinda: 30 Oktober 2011
  • Banjarmasin: 6 November 2011
  • Balikpapan: 6 November 2011
  • Bukittinggi: 19 November 2011
  • Palembang: 20 November 2011
  • Padang: 20 November 2011
  • Jambi: 27 November 2011
Untuk detail tempat dan jam pelaksaan tes beasiswa dan jadwal tes di kota-kota lain, silakan cek di http://www.president.ac.id/placement-test-schedule/
Pendaftaran Beasiswa
Untuk pendaftaran beasiswa dapat dilakukan secara online di www.president.ac.id/registeronline
Buat teman-teman yang sekarang duduk di kelas 3 SMA/SMK, ayo buruan daftar beasiswa S1 President University.
Buat yang punya pertanyaan, silakan cek [FAQ] Beasiswa S1 President University

Beasiswa S2 Magister Administrasi Publik di Unsoed

InformasiBeasiswaS2 – Kabar baik di akhir tahun buat lulusan S1 (Ilmu Sosial) yang ingin melanjutkan studi di bidang Administrasi Publik. Ada kesempatan berkuliah gratis di Unsoed (Universitas Jenderal Soedirman), mau kan? Beasiswa ini merupakan salah satu dari sekian banyak beasiswa unggulan yang diberikan Kemendikbud RI. Yuk, segera cari tahu info lebih lengkap seputar beasiswa ini:
Persyaratan:
  • Lulusan S1 di bidang Ilmu Sosial
  • Pekerjaan utama bukan dosen
  • Usia maksimal 35 tahun
Dokumen yang dibutuhkan:
  • Fotokopi Ijazah dan Transkrip Akademik S1, minimal IPKL 3,25
  • Sertifikat TOEFL, boleh ITP TOEFL boleh juga International TOEFL dengan skor minimal 500. Silakan cek tempat tes TOEFL ITP
  • Formulir Pendaftaran Program Pascasarjana Unsoed
  • Pas foto 4×6, 3×4, 2×3 sebanyak masing-masing 3 lembar
  • Menyerahkan bukti transfer pendaftaran sebesar Rp 500.000,- ke: bank Mandiri cabang Purwokerto no 139 00192727 27 a.n. Rektor Unsoed
  • Mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) dan wawancara pada tanggal 30 Januari 201Detail beasiswa:
    Beasiswa ini diarahkan untuk double atau joint program dengan program studi sejenis di luar negeri, dengan spesifikasi sbb:
    1. Beasiswa ini meliputi Biaya SPP, BFP, dan matrikulasi dan diberikan selama 4 semester
    2. Beasiswa ini tidak memberikan biaya hidup, namun jika mengikuti program double/joint degree, biaya hidup selama di luar negeri akan diberikan.
    3. Beasiswa ini bukan merupakan ikatan dinas dengan lembaga pemberi dana
    4. Perkuliahan diadakan setiap hari mulai jam 07.00 WIB
    5. Informasi lebih lanjut dan formulir pendaftaran dapat diperoleh di http://map. unsoed.ac.id atau melalui e-mail: mia.ppsunsoed@gmail.com
Deadline
Formulir pendaftaran dan dokumen yang dibutuhkan paling lambat diserahkan ke Sekretariat MAP Unsoed tanggal 20 Januari 2012
Ayo, segera daftar beasiswa S2 Unsoed ini! Good luck untuk teman-teman semua ya icon smile Beasiswa S2 Magister Administrasi Publik di Unsoed

tips memperoleh beasiswa S1#part 1

InfoBeasiswaS1.com-Hi teman-teman, saat ini tahun ajaran baru segera dimulai, beasiswa yang ditawarkan universitas lokal maupun internasional kebanyakan sudah ditutup, maka dari itu tim InfoBeasiswaS1 mencoba membawakan kiat kiat memperoleh beasiswa s1 sebagai persiapan teman-teman untuk beasiswa tahun depan, oc?! Enjoy it!
Kiat-kiat untuk memperoleh beasiswa S1 di universitas terkemuka akan dijelaskan secara mendetail dalam artikel ini. Ada beberapa hal yang wajib dipersiapkan para pelajar SMA untuk memperoleh beasiswa S1. Anda hanya satu dari ribuan bahkan ratusan ribu pelajar yang ingin berkuliah secara gratis, baik untuk biaya sekolah maupun biaya akomodasi.
Setelah mengikuti beberapa langkah praktis berikut, yang merangkum poin-poin penting yang harus dilakukan setiap pelajar SMA yang ingin memperoleh beasiswa di perguruan tinggi, Anda sudah siap bersaing untuk mendapatkan beasiswa incaran Anda.
  1. Mengumpulkan informasi
  2. Rajin mengumpulkan informasi beasiswa dari universitas incaran Anda merupakan modal utama yang menetukan kesuksesan Anda dalam memperoleh beasiswa. Setelah itu, Anda harus mepelajari secara seksama terms and conditions dari beasiswa dari universitas tersebut. Universitas impian Anda tidak memberikan beasiswa? Jangan khawatir, masih banyak universitas bermutu baik yang royal menawarkan beasiswa. Untuk itu, Anda harus tetap optimis dan rajin mengumpulkan berbagai macam informasi beasiswa S1, terutama melalui situs Info Beasiswa S1 ini, ;) .
  3. Memiliki rata-rata nilai SMA kelas 1 dan kelas 2 yang baik
  4. Beberapa universitas mensyaratkan nilai rata-rata minimal untuk calon penerima beasiswa S1. Untuk itu, pastikan Anda menjaga kestabilan nilai raport Anda semasa SMA. Meski seseorang mampu memperoleh nilai yang sangat tinggi dalam tes masuk universitas, tapi memiliki nilai rata-rata rapor yang relatif rendah, universitas cenderung enggan memberikan full scholarship atau beasiswa penuh. Kestabilan nilai dan peringkat Anda semasa SMA juga perlu dijaga. Sebagai contoh, pada semester 1, Anda menempati peringkat 1 kelas dengan rata-rata rapor 8,5, tapi pada semester berikutnya, Anda hanya menempati posisi 19 dengan rata-rata 7,4. Pemberi beasiswa akan cenderung berpikir bahwa Anda masih labil dalam menjaga prestasi. Untuk itu, meski Anda menghadapi masalah di luar akademik, pastikan jangan sampai masalah itu mempengaruhi prestasi akademik Anda. Perlu juga Anda perhatikan bahwa nilai 7 dari SMA unggulan dapat dinilai sama dengan angka 9 dari universitas non-unggulan. Standar dan kriteria mengenai nilai rata-rata rapor SMA untuk setiap universitas berbeda-beda. Selalu pastikan bahwa Anda melalukan yang terbaik!
  5. Aktif berorganisasi
  6. Aktif dalam berorganisasi tidak hanya meningkatkan kemampuan interpersonal skills Anda, tetapi juga menambah nilai positif Anda di mata pemberi beasiswa. Ada banyak organisasi yang dapat diikuti pelajar SMA, mulai dari OSIS di sekolah hingga terlibat aktif dalam organisasi keagamaan.
  7. Berprestasi akademik
  8. Berprestasi akademik di sini berarti Anda tidak hanya sekadar memiliki nilai bagus di sekolah, tapi juga aktif dan mampu berprestasi di perlombaan-perlombaan antar sekolah. Ada beberapa lingkup perlombaan yang dapat Anda ikuti, mulai dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional. Dalam hal ini, Anda harus turut aktif dalam mencari informasi, jangan hanya sekadar menunggu intruksi dari sekolah untuk mewakili nama sekolah. Ada banyak perlombaan bertebaran di luar sana yang menunggu untuk diikuti.
  9. Berprestasi non-akademik
  10. Contoh dari prestasi non-akademik ialah juara basket, renang, karate, pidato berbahasa asing, debat, menyanyi, paduan suara, dll. Ada banyak kegiatan non-akademik yang dapat Anda ikuti yang mampu memberi nilai positif tentang diri Anda di mata pemberi beasiswa.
  11. Memiliki kemampuan bahasa asing
  12. Mampu berbahasa asing, terutama bahasa Inggris, secara aktif baik lisan maupun tulisan kini telah menjadi hal yang wajib seiring dengan adanya globalisasi. Jangan segan untuk mempraktekkan kemampuan berbahasa asing Anda. Jika pelajaran yang diberikan di sekolah terbatas, ada banyak kursus bahasa asing di sekitar kita saat ini.
  13. Menghadapi interview/wawancara
Di beberapa universitas, setelah lolos dari seleksi tes tertulis, tes wawancara atau yang lebih dikenal dengan interview umumnya dilaksanakan. Melalui interview ini, kebenaran data-data yang sebelumnya Anda berikan biasanya akan dicek. Selain itu, melalui interview, pemberi beasiswa dapat lebih mengenal karakter Anda, si calon penerima beasiswa! Untuk lebih yakin dalam menghadapi interview, Anda dapat mempraktekkan Kiat-kiat Sukses Menghadapi Interview/Wawancara.
Setelah memahami poin-poin penting untuk mendapat beasiswa S1 di universitas terkemuka, kini Anda hanya perlu mempraktekkannya. Poin-poin di atas dirangkum berdasarkan pengalaman penulis memperoleh full scholarship, yang meliputi biaya sekolah dan biaya hidup, di salah satu universitas terkemuka di Indonesia.

Monbukagakusho Program Penataran Guru (Teacher Training Program) 2012

InformasiBeasiswaS2.comMonbukagakusho Program Penataran Guru (Teacher Training Program) 2012  merupakan program beasiswa dari pemerintah Jepang untuk semua pengajar, mulai dari SD, SMP, SMA, SMK, baik negeri maupun swasta di seluruh Indonesia untuk belajar selama 1,5 tahun di Jepang. Program beasiswa ini merupakan program non gelar yang sangat bermanfaat bagi penerima beasiswa karena guru-guru ini akan diberi bekal untuk meningkatkan kualitas pengajaran, membuat rencana mengajar yang efektif dan menarik siswa, dan banyak hal lain. Dan yang penting, beasiswa ini bebas ikatan dinas lho.
Selama ini, Admin InformasiBeasiswaS2.com sering sekali menerima pertanyaan dan permintaan untuk lebih sering menampilkan beasiswa S2 buat guru. Jika Anda guru sekolah yang sudah lama menanti beasiswa untuk guru, ayo buruan siapkan lamaran Anda. Jika Anda bukan guru, mari bagikan informasi ini untuk guru-guru yang Anda kenal. icon smile Monbukagakusho Program Penataran Guru (Teacher Training Program) 2012
Persyaratan
  • Pendidikan terakhir minimal D4 atau S1
  • Merupakan pengajar aktif di SD, SMP, SMA, atau SMK, baik negeri maupun swasta
  • Pengalaman mengajar minimal 5 tahun.
  • Bukan merupakan pengajar bahasa Indonesia, bahasa daerah, bahasa Arab, agama, dan perhotelan
  • Usia maksimal 35 tahun pada 1 April 2012
  • Sehat jasmani dan rohani.
  • Tidak dalam kondisi hamil bagi pelamar wanita
Beasiswa meliputi:
  • Tiket pulang pergi Jakarta – Jepang kelas ekonomi
  • Biaya pendaftaran, biaya ujian masuk, dan biaya kuliah selama 1,5 tahun, termasuk 6 bulan belajar bahasa Jepang karena pengajaran akan menggunakan bahasa Jepang.
  • Tunjangan bulanan sebesar ¥ 152.000 per bulan (jumlah bisa berubah)
  • Asrama di mana pembayaran asrama bisa diatur sendiri oleh penerima beasiswa
  • Beasiswa akan dimulai dari bulan Oktober 2012.

Reach Oxford Scholarship 2012

InfoBeasiswaS1 – Pengen dapat beasiswa S1 luar negeri di University of Oxford, Inggris? Reach Oxford Scholarship ini sebelumnya lebih dikenal dengan nama Oxford Student Scholarship. Beasiswa ini diberikan untuk calon mahasiwa dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Ayo, buruan daftar soalnya sebelum teman-teman bisa melamar beasiswa S1 ini, teman-teman sudah harus diterima di University of Oxford.
Syarat beasiswa:
  • Beasiswa ini diberikan hanya untuk mahasiswa baru
  • Beasiswa ini diberikan untuk mahasiswa level Undergraduate (sarjana/S1)
  • Beasiswa diberikan pada kandidat yang memiliki prestasi akademis memuaskan. Namun, keterbatasan kemampuan keuangan dan komitmen sosial juga memberi kontribusi besar dalam proses seleksi.
Beasiswa ini meliputi:
  • Biaya belajar selama 3-4 tahun
  • Biaya hidup
  • Tiket pesawat

BEASISWAS1 UEU 2012

alhamdulillah sudah sekian lama menanti informasi dan peluang bagi siswa-siwi SMA sudah mulai bermunculan!!
ayo, segera tetapkan pilihan, untuk melanjutkan studi!! Jangan takut untuk bermimpi, semua manusia punya peluang yang sama untuk menempuh pendidikan, apapun gerbang langkahnya!
Kembali mengutip pesan Rasulullah “Tuntutlah Ilmu mulai buaiaan sampai liang lahat”.
So, no Reason for not action to study!!
Berikut ada informasi mengenai Beasiswa Universitas Esa Unggul.
Ada 3 macam beasiswa, ada Unggulan, Berprestasi dan Aksesbilitas, masing2 dijelaskan berikut:
Beasiswa Unggulan
Dengan beasiswa ini, penerima beasiswa bisa kuliah secara gratis di Universitas Esa Unggul selama masa studi (8 semester) dengan minimal IPK 3.00 selama masa perkuliahan. Persyaratannya:
Lulusan SMA tahun 2012
Jalur akademik: Minimal nilai rata-rata raport kelas X, XI, dan XII 7,5
Jalur non-akademik: pernah menjadi juara pada tingkat nasional atau internasional untuk bidang sains, olahraga, seni budaya

Beasiswa Prestasi
Dengan beasiswa ini, penerima beasiswa bisa dengan keringanan hinggal 70% dari biaya studi. Persyaratannya:
Jalur akademik: Minimal nilai rata-rata raport kelas X, XI, dan XII 7,0
Jalur non-akademik: pernah menjadi juara pada tingkat kota atau propinsi untuk bidang sains, olahraga, seni budaya
Beasiswa Aksessbilitas
Dengan beasiswa ini, penerima beasiswa bisa dengan keringanan hinggal 50% dari biaya studi. Persyaratannya:
Anak dari tenaga pengajar/guru
Masyarakat Indonesia Bagian Timur
Communicty Development
Memiliki Keterbatasan Finansial
Minimal nilai rata-rata raport kelas X, XI, dan XII 7,0
Lulus Ujian Saringan Masuk (USM)
Formulir Pendaftaran Beasiswa
Formulir beasiswa Univ Esa Unggul dapat didownload secara online. Silakan klik Formulir Pendaftaran Beasiswa UEU 2012
Deadline
Pendaftaran dibagi menjadi 2 gelombang:
Gelombang 1: s/d Februari 2012, pengumuman April 2012
Gelombang 2: s/d Mei 2012, pengumuman Juli 2012
Pengiriman Berkas
Silakan kirimkan formulir dan dokumen-dokumen yang dibutuhkan ke:
Bagian Humas Universitas Esa Unggul
Jl. Ajuna Utara No. 09, Tol Tomang. Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11510
sumber info dari sini

jalur masuk ITB

Sistem penerimaan mahasiswa baru tahun 2012 secara resmi Rektor ITB Bapak Akhmaloka telah mengesahkan ITB 100% Snmptn

Dasar peraturan ini adalah Peraturan menteri no 34 tahun 2010 yang intinya Setiap PTN wajib mengunakan jalur snmptn 60% sisanya terserah sesuai kebijakan masing-masing PTN
Snmptn pun akan dibangi menjadi 2 jenis snmptn undangan dan tertulis. Men...genai pembagian jumlahnya secara jelas belum ditentukan secara pasti.

a. Penjelasan mengenai snmptn undangan
Pihak penyelenggara snmptn akan mengundang Sma ataupun pendidikan sederajat untuk mengikuti snmptn undangan. Kepala Sekolah harus benar-benar memastikan bahwa SMAnya sudah diundang. Proses undangan kepada setiap sekolah ini akan dimulai sekitar 20 januari 2012 apabila belum diundang kepala Sekolah bisa langsung menghubungi panitia Snmptn. Adapun syarat agar bisa diundang adalah minimalnya salah satu dari siswanya pernah mengikuti snmptn dan diterima. Insya Allah 1 januari website snmptn akan dibuka di alamat snmptn.or.id. Adapun kuota yang diberikan antara lain :
1. Sekolah terakreditasi A 50 % boleh mendaftar
2. Sekolah terakreditasi B 30-35 % boleh mendaftar
3. Sekolah terakreditasi C 20-25 % boleh mendaftar
4. Sekolah internasional 5 %

15 Januari 2012 estimasi launching informasi snmptn
Biaya
1. Snmptn Undangan 175.000
2. Snmptn Tulis
a. IPC lebih mahal
b. Non IPC lebih murah
Pembayaran di Bank Mandiri
Jalur undangan sekitar bulan maret setelah itu baru dimulai ujian tertulis 31 Mei / 1 Juni

-Informasi Biaya ITB
Saat ini Sk masih digodog , mengenai masalah biaya kuliah aturannya berbeda tiap univ. Yang tidak mampu bisa minta keringanan. Berkaitan dengan peraturan menteri 20 % total mahasiswa harus dari kalangan yang tidak mampu dan tidak boleh diskriminatif.
Informasi tentang beasiswa (Itb memberikan beasiswa dalam jumlah yang luar biasa tidak dapat dibayangkan)

-Bidik Misi tetap ada
Untuk jalur undangan biaya pendaftaran akan gratis, untuk mendaftar bidik misi harus langsung ke dikti bukan lagi ke panitia snmptn. Apabila diterima maka akan mendapat PIN gratis. Misalkan sudah mendapat pin gratis dan mendaftar snmptn undangan namun tidak diterima apakah ia boleh mengikuti snmptn tertulis dengan gratis? persoalan masih digodog.

-Beasiswa yang lain
ekonomi
prestasi

Perlu ditekankan, ITB TIDAK AKAN MENGELUARKAN MAHASISWANYA KARENA MASALAH KEUANGAN, ASAL ADA KOMUNIKASI

semangat adik-adik ku :) semoga Allah memeluk mimpi kalian untuk meneruskan perjuangan di ITB :)

BEASISWA S1 MERCUBUANA 2012

I. LATAR BELAKANG
Dalam rangka memberi kesempatan kepada Putra/Putri Terbaik Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke Jenjang Strata 1 (S1) maka Universitas Mercu Buana memberikan beasiswa kepada 200 Orang yang terdiri dari 2 (dua) Jenis Beasiswa, yaitu Beasiswa Unggulan dan Beasiswa Prestasi.
II. JENIS BEASISWA
A. PROGRAM BEASISWA UNGGULAN
Beasiswa ini diberikan dalam bentuk bebas biaya studi selama masa studi di Universitas Mercu Buana yaitu 8 semester (4 tahun). Jumlah penerima beasiswa ini adalah 50 Orang.
Beasiswa ini dapat diperoleh dengan syarat2 sebagai berikut :
Warga Negara Indonesia
Siswa kelas 3 atau lulus SMA/K pada tahun 2012.
Jalur akademik : Memiliki nilai rata-rata raport lebih besar dari 7.50, termasuk 10 siswa terbaik di kelas selama 4 semester dan lolos seleksi.
Jalur non-akademik: Juara kompetisi tingkat nasional untuk berbagai bidang (bukti sertifikat) atau Hafal 30 Juz Juz Al Quran (dibuktikan dengan sertifikat dari lembaga yang diakui)
ATURAN TAMBAHAN:
Penerima beasiswa harus menyelesaikan kuliah dalam kurun 4 tahun akademik
Siswa yang mendapatkan nilai IPK di bawah 3.00 pada semester berjalan, maka tidak mendapat beasiswa pada sementer berikutnya.
Nominasi ini akan gugur dengan sendirinya apabila siswa tidak lulus UAN.
Tidak sedang atau akan menerima beasiswa lain.
Bagi yang tidak lolos seleksi maka dimasukkan kedalam Program Beasiswa Prestasi.
Bagi yang tidak masuk nominasi Program Beasiswa Unggulan akan diikutkan Program Beasiswa Prestasi.
Formulir Pendaftaran Program Beasiswa Unggulan dapat didownload di:
http://warta.mercubuana.ac.id/formulirbeasiswaunggulan2012.doc
B. PROGRAM BEASISWA PRESTASI
Beasiswa ini diberikan dalam bentuk potongan Biaya Studi sesuai prestasi. Jumlah penerima beasiswa ini adalah 150 orang.
Beasiswa ini dapat diperoleh dengan syarat2 sebagai berikut :
Warga Negara Indonesia
Siswa kelas 3 atau lulus SMA/K pada tahun 2012.
Jalur akademik : Memiliki nilai rata-rata raport lebih besar dari 7.0 dan lolos seleksi.
Jalur non-akademik: Juara kompetisi tingkat kotamadya/propinsi untuk berbagai bidang karya ilmiah, olah raga, seni, dll (bukti sertifikat).
Formulir Pendaftaran Program Beasiswa Prestasi dapat didownload di:
http://www.mercubuana.ac.id/formulirbeasiswaprestasi2012.pdf
III. PROSEDUR PENDAFTARAN BEASISWA:
Langsung datang dengan membawa bukti-bukti Asli dan fotocopy (SKHUN,Raport, Sertifikat dan lain-lain) atau dikirim via pos paling lambat 25 Februari 2012 (cap pos) ke:
Direktorat Pemasaran Universitas Mercu Buana
Lt. dasar (Lobby) Gedung Menara UMB
Jl. Meruya Selatan Kembangan Jakarta Barat.
Up. Bpk. Anton
IV. JADWAL SELEKSI
Seleksi Penerima beasiswa tahap pertama dilakukan pada akhir Februari 2011. Pengumuman hasil seleksi pada bulan Maret 2012.
V. INFORMASI
Bagi yang ingin mendapatkan informasi lengkap tentang Program Beasiswa ini silahkan hubungi: Bapak Ir. Herry Agung Prabowo MSc. (Hp: 08551000834)
Download Info lengkap di : http://warta.mercubuana.ac.id/beasiswa2012.doc
(Sumber dari sini)

BEASISWA UIN SUKA YOGYA

  1. Bagi calon mahasiswa baru yang memiliki prestasi baik dan minat khusus pada kajian Sejarah Kebudayaan Islam (FAKULTAS ADAB DAN ILMU BUDAYA), Manajemen Dakwah (FAKULTAS DAKWAH), dan Perbandingan Agama (FAKULTAS USHULUDDIN, STUDI AGAMA, DAN PEMIKIRAN ISLAM) disediakan beasiswa dari UIN Sunan Kalijaga.
  2. Beasiswa BIDIK MISI dari Departemen Pendidikan Nasional RI disediakan bagi 100 calon mahasiswa baru yang berprestasi dan berasal dari keluarga kurang mampu yang memilih program studi sebagai berikut:
  1. Perbandingan Agama
  2. Aqidah dan Filsafat
  3. Tafsir-Hadis
  4. Perbandingan Mazhab dan Hukum
  5. Sejarah dan Kebudayaan Islam
  6. Bahasa dan Sastra Arab
  7. Bimbingan dan Penyuluhan Islam
  8. Komunikasi dan Penyiaran Islam
  1. Beasiswa-beasiswa lain dapat juga diperoleh dari lembaga-lembaga donor, baik ketika para  mahasiswa sedang menempuh kuliah maupun setelah selesai studi seperti dari The Indonesian International Education Foundation (IIEF), American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF), dan lain sebagainya.
  2. Lembaga-lembaga pemerintah dan swasta yang selama ini memberikan beasiswa kepada para Mahasiswa Berprestasi UIN Sunan Kalijaga antara lain adalah:
  1. Departemen Agama
  2. Bank Indonesia
  3. Dinas Pendidikan Propinsi DIY
  4. Program BMU dari DIKNAS bagi yang lulus SNMPTN
  5. Yayasan Supersemar
  6. PT Gudang Garam
  7. PT Djarum Kudus
  8. Dharmasiswa Mahasiswa Asing
Beasiswa dari Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Depag RI disediakan untuk Prodi Tafsir Hadis (TH) Fakultas Ushuuddin, Studi Agama, dan Pemikiran Islam dan Prodi Pebandingan Mazhab dan Hukum (PMH) Fakultas Syariah dan Hukum (informasi lebih lanjut di http://www.pondokpesantren.net)

BEASISWA BIDIK MISI ITB #Part 1

    Salaamun’alaikum. . :)
Kawan-kawan berikut ada informasi beasiswa Bidik Misi
untuk tahun ini, Insya Allah Bidik Misi masih akan meluncur kembali, tetapi untuk pelaksanaannya belum pasti.
untuk melihat kepastiannya teman-teman dapat update informasi di Website Resminya (www.bidikmisi.dikti.go.id)
nah permasalahan mengenai persyaratan, jalur masuk, dll
nanti awak jelasin di Part berikutnya. . ok?..
tapi untuk melihat gambaran awalnya teman-teman dapat melihat lampiran slide yang akan awak lampirkan berikut
KLIK DI SINI untuk mendownload

BEASTUDI S1 ETOS 2012 Jan3

Beastudi Etos, salah satu beasiswa SDM unggul membuka kesempatan kepada lulusan SMA/sederajat untuk menerima bantuan pembiayaan pendidikan di perguruan tinggi, pembinaan dan pelatihan, serta pendampingan mahasiswa.
Persyaratan Umum:


  • Lulus SMA/sederajat dan akan masuk Perguruan Tinggi melalui jalur seleksi masuk PTN jalur regular



  • Diterima pada PTN dan jurusan yang direkomendasikan Beastudi Etos (Daftar PTN dan jurusan yang direkomendasikan dapat dilihat dibawah ini.



  • Persyaratan Khusus :
    • Berasal dari keluarga tidak mampu
    • Melampirkan surat keterangan tidak mampu dan slip gaji/surat keterangan penghasilan orang tua dari ketua RT/DKM setempat
    • Daftar riwayat hidup yang bisa didapat di asrama Beastudi Etos maupun di-download disini.
    • Mengisi dan menandatangani akad Beastudi Etos (bisa di-download disini)
    • Fotokopi raport SMA semester 1-5, Kartu Keluarga, KTP atau kartu pelajar dan STTB bagi yang telah lulus SMA/sederajat
    • Foto terbaru 4 x 6, 2 lembar
    • Foto rumah (tampak keseluruhan, ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, dapur)
    • Membuat tulisan tentang kisah perjalanan hidup sepanjang minimal 2 halaman folio (tulis tangan)

    Tahap-Tahap Seleksi :

    Seleksi Administrasi,


    Seleksi Tulis dan Wawancara,


    Home Visit,


    Lolos di PTN dan jurusan rekomendasi Beastudi Etos melalui jalur regular Ranking Nasional


    Waktu Pendaftaran : 30 Desember – 18 Maret 2012
    Untuk Mendapatkan formulir pendaftaran beastudi Etos, Anda dapat mengunduhnya di sini (FORMULIR)
    DAERAH PROGRAM

    Universitas Syiah Kuala

    Agronomi, Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Imu Hukum, Manajemen, Matematika, Teknik Kimia, Teknik Sipil, Agribisnis, Akuntansi, Biologi, Fisika, Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Ilmu Kelautan, Ilmu Keperawatan, Ilmu Tanah, Kedokteran, Kedokteran Hewan, Kimia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Biologi, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Fisika, Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Pendidikan Kimia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Pendidikan Sejarah, Produksi Ternak, Sosial Ekonomi Peternakan, Teknik Arsitektur, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Pertanian, Teknologi Hasil Pertanian
    Universitas Sumatera Utara

    Antropologi Sosial, Ekonomi Pembangunan, Farmasi, Ilmu Hukum, Ilmu Kesejahteraan Sosial, Ilmu Perpustakaan, Ilmu Tanah, Kedokteran, Kedokteran Gigi, Kimia, Pemuliaan Tanaman, Sastra Arab, Agribisnis, Akuntansi, Biologi, Fisika, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu dan Teknologi Pangan, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ilmu Komputer, Ilmu Komunikasi, Ilmu Politik, Kehutanan, Manajemen, Matematika, Peternakan, Psikologi, Sastra Inggris, Sejarah, Sosiologi, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Mesin, Teknik Sipil.
    Universitas Andalas
    Agronomi, Akuntansi, Antropologi Sosial, Biologi, Ekonomi Pembangunan, Farmasi, Fisika, Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Ilmu Hukum, Ilmu Keperawatan, Ilmu Politik, Ilmu Sejarah, Ilmu Tanah, Kesehatan Masyarakat, Kimia, Manajemen, Matematika, Nutrisi dan Makanan Ternak, Pemuliaan Tanaman, Pendidikan Dokter, Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Produksi Ternak, Sastra Daerah untuk Sastra Minangkabau, Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Sastra Minangkabau, Sejarah, Sosial Ekonomi Pertanian, Sosial Ekonomi Peternakan, Sosiologi, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Lingkungan, Teknik Mesin, Teknik Pertanian, Teknik Sipil, Teknologi Hasil Pertanian, Teknologi Hasil Ternak.
    Universitas Indonesia
    Akuntansi, Antropologi, Arkeologi, Arsitektur, Biologi, Farmasi, Fisika, Geografi, Ilmu Administrasi Fiskal, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Administrasi Niaga, Ilmu Ekonomi, Ilmu Filsafat, Ilmu Hubungan Internasional, Ilmu Hukum, Ilmu Keperawatan, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ilmu Kesejahteraan Sosial, Ilmu Komputer, Ilmu Perpustakaan, Ilmu Politik, Ilmu Sejarah, Kimia, Kriminologi, Manajemen, Matematika, Psikologi, Sastra Arab, Sastra Belanda, Sastra Cina, Sastra Daerah untuk Jawa, Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Sastra Jerman, Sastra Jepang, Sastra Rusia, Sastra Perancis, Sistem Informasi, Sosiologi, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Komputer, Teknik Lingkungan, Teknik Mesin, Teknik Metalurgi dan Material, Teknik Perkapalan, Teknik Sipil.
    Institut Pertanian Bogor
    Agribisnis, Agronomi, Agronomi dan Hortikultura, Arsitektur Lansekap, Biokimia, Biologi, Budidaya Perairan, Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, Fisika, Hortikultura, Ilmu dan Teknologi Kelautan, Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Ilmu Gizi, Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Ilmu Keluarga dan Konsumen, Ilmu Komputer, Ilmu Tanah, Kedokteran Hewan, Kimia, Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Konservasi Sumberdaya Hutan, Manajemen, Manajemen Hutan, Manajemen Sumberdaya Perairan, Matematika, Meterologi, Nutrisi dan makanan ternak, Nutrisi dan Teknologi Pangan, Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Pemuliaan tanaman dan Teknologi Benih, Proteksi Tanaman, Silvikultur, Sosial Ekonomi Perikanan, Sosial Ekonomi Peternakan, Sosial Ekonomi Pertanian, Statistika, Teknologi Pertanian, Teknologi dan Manajemen Perikanan Budidaya, Teknologi Hasil Hutan, Teknologi Hasil Perairan, Teknologi Industri Pertanian, Teknologi Pangan, Teknologi Produksi Ternak
    Institut Teknologi Bandung
    Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Teknologi Industri, Sekolah Farmasi, Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan
    Universitas Pajajaran
    Akuntansi, Antropologi Sosial, Biologi, Budidaya Pertanian, Farmasi, Fisika, Ilmu Administrasi Niaga, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Ilmu Hubungan Internasional, Ilmu Hukum, Ilmu Keperawatan, Ilmu Kesejahteraan Sosial, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Perpustakaan, Ilmu Peternakan, Ilmu Sejarah, Ilmu Tanah, KEdokteran, Kimia, Manajemen, Manajemen Sumberdaya Perairan, Matematika, Pemuliaan Tanaman, Kedokteran Gigi, Perikanan, Produksi Ternak, Sastra Arab, Psikologi, Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Sastra Jepang, Sastra Jerman, Sastra Rusia, Sosial Ekonomi Pertanian, Statistika, Geologi, Teknik Pertanian, Teknologi Pangan
    Universitas Diponegoro
    Administrasi Publik, Akuntansi, Arsitektur, Biologi, Budidaya Perairan, Ekonomi Pembangunan, Fisika, Ilmu Administrasi Niaga, Ilmu Hukum, Ilmu Kelautan, Ilmu Keperawatan, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Informatika, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Sejarah, Kimia, Manajemen, Manajemen Sumberdaya Perairan, Matematika, Oseanografi, Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan, Perencanaan Wilayah dan Kota, Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Statistika, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Lingkungan, Teknik Mesin, Teknik Perkapalan, Teknik Sipil, Teknologi Hasil Perikanan, Teknik Geodesi, Peternakan
    Universitas Gajah Mada
    Agronomi, Akuntansi, Antropologi Budaya, Arkeologi, Arsitektur, Biologi, Budidaya Hutan, Budidaya Perikanan, Budidaya Pertanian, Budidaya Perairan, Elektronika dan Instrumentasi, Farmasi, Fisika, Geofisika, Geografi dan Ilmu Lingkungan, Gizi Kesehatan, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu dan Industri Peternakan, Ilmu Fisika, Ilmu Geografi, Ilmu Ekonomi, Ilmu Filsafat, Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Ilmu Hubungan Internasional, Ilmu Hukum, Ilmu Keperawatan, Ilmu Komunikasi, Ilmu Komputer, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Sejarah, Ilmu Sosiatri, Ilmu Tanah, Kartografi dan Penginderaan Jauh, Kedokteran Gigi, Kedokteran Hewan, Kimia, Konservasi Sumberdaya Hutan, Manajemen, Manajemen Hutan, Manajemen Sumberdaya Perairan, Manajemen Sumberdaya Perikanan, Matematika, Mikrobiologi Pertanian, Nutrisi dan Makanan Ternak, Pembangunan Wilayah, Pemuliaan Tanaman, Pendidikan dokter, Pendidikan Dokter Gigi, Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Perencanaan Wilayah dan Kota, Produksi Ternak, Psikologi,, Sastra Arab, Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Sastra Jawa, Sastra Jepang, Sastra Perancis, Sastra Roman, Sosial Ekonomi Pertanian (Agribisnis), Sosial Ekonomi Peternakan, Sosiologi, Statistik, Teknik Elektro, Teknik Fisika, Teknik Geodesi, Teknik Geologi, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Mesin, Teknik Pertanian, Teknik Nuklir, Teknik Sipil, Teknologi Hasil Hutan, Teknologi Hasil Perikanan, Teknologi Industri Pertanian, Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
    Universitas Airlangga
    Akuntansi, Antropologi Sosial, Biologi, Budidaya Perairan, Ekonomi Islam, Ekonomi Pembangunan, Fisika, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Farmasi, Ilmu Hubungan Internasional, Ilmy Hukum, Ilmu Informasi dan Perpustakaan, Ilmu Keperawatan, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ilmu Komunikasi, Ilmu Politik, Ilmu Sejarah, Kedokteran Gigi, Kedokteran Hewan, Kimia, Manajemen, Matematika, Pendidikan Dokter, Psikologi, Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Sastra Jepang, Sosiologi
    Institut Teknologi Sepuluh November
    Arsitektur, Biologi, Desain Produk, Desain Produk Industri, Fisika, Kimia, Matematika, Perencanaan Wilayah dan Kota, Sistem Informasi, Statistika, Teknik Elektro, Teknik Fisika, Teknik Geodesi, Teknik Geomatika, Teknik Industri, Teknik Informatika, Teknik Kelautan, Teknik Kimia, Teknik Lingkungan, Teknik Material dan Metalurgi, Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Perkapalan, Teknik Sistem Perkapalan

    Universitas Brawijaya

    Akuntansi, Arsitektur, Biologi, Budidaya Perairan, Budidaya Pertanian,, Ekonomi Pembangunan, Fisika, Hortikultutra, Ilmu Administrasi Bisnis, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Administrasi Niaga, Ilmu Administrasi Publik, Ilmu Gizi, Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Ilmu Hukum, Ilmu Keperawatan, Ilmu Komputer, Ilmu Komunikasi, Ilmu Tanah, Kimia, Manajemen, Manajemen Sumberdaya Perairan, Matematika, Nutrisi dan Makanan Ternak, Pemanfaatan Sumberdya Perikanan, Pemuliaan Tanaman, Pendidikan dokter, Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Perencanaan Wilayah dan Kota, Peternakan, Produksi ternak, Sastra Inggris, Sosial Ekonomi Perikanan, Sosial Ekonomi Pertanian, Sosial Ekonomi Peternakan, Statistika, Teknik Arsitektur, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Pengairan, Teknik Pertanian, Teknik Sipil, Teknologi Hasil Perikanan, Teknik Hasil Pertanian, Teknologi Hasil Ternak, Teknologi Industri Pertanian,
    Universitas Hasanuddin
    Agronomi, Akuntansi, Antropologi, Arkeologi, Arsitektur, Biologi, Budidaya Perairan, Ekonomi Pembangunan, Farmasi, Fisika, Geofisika, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Ilmu Hubungan Internasional, Ilmu Hukum, Ilmu Keperawatan, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Politik, Ilmu Sejarah, Ilmu Tanah, Kedokteran, Kimia, Manajemen, Manajemen Hutan, Manajemen Sumber Daya Perairan, Matematika, Nutrisi dan Makanan Ternak, Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan, Pendidikan dokter gigi

    Universitas Mulawarman

    Akuntansi, Biologi, Budidaya Perairan, Budidaya Pertanian, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Sosiatri, Kimia, Manajemen, Manajemen Hutan, Manajemen Sumberdaya Perairan, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah, Pendidikan Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Biologi, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Dokter, Pendidikan Kimia, Pendidikan Fisika, Pendidikan Matematika, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Sosial Ekonomi Perikanan, Teknologi Hasil Hutan

    CONTACT PERSON DAERAH :

    Aceh : Syifa (0853 6047 8352)
    Medan : Asrama Beastudi Etos Medan
    Alamat : Jl. Dr. Mansur Gg Berdikari, Kelurahan PB Selayang 1, Kec. Medan Selayang, Kota Medan, 20131
    Telepon : Pindi Patana (0852 7653 0963), Paidi (0819 2199 124/ 0852 9765 6583)
    Padang : Asrama Beastudi Etos Padang
    Alamat : Jl. Kapalo Koto No 14 Rt 2 Rw 1, Kec Pauh-Padang 25163
    Telepon : Bella Putra, S.Pt (0852 6329 7067), Sisri Handayani, S.Si (0852 6393 7039)
    Jakarta : Asrama Beastudi Etos Jakarta
    Alamat : Jl. Merak No 6, Rt 03/02, Kel Beji Timur, Kota Depok 16424
    Telepon : Johan (0857 1056 3895), Icha (0852 1367 8959)
    Bogor : Asrama Beastudi Etos Bogor

    Alamat : Jl Babakan Tengah No 24, Dramaga, Bogor 16680
    Telepon : Oyok (0857 1161 4799), Mukhlis (0857 1688 7626)
    Bandung : Asrama Beastudi Etos Bandung
    Alamat : Jl. Ciheulang 89 Sekeloa 40134
    Telepon : Gantina R (0878 2193 7797), Tri Utami Solichah (0819 1270 2701)
    Semarang : Asrama Beastudi Etos Semarang
    Alamat : Jl. Banjarsari Gg Iwenisari No 7A, Tembalang, Semarang 50275
    Telepon : Uswatun Hasanah (0857 4021 6630), Purwoyo (0819 0187 5437)
    Yogyakarta : Asrama Beastudi Etos Jogja
    Alamat : Jl. Kaliurang km 5.6 Gang Pandega Duksina No 14A, Catur Tunggal, Depok, Sleman
    Telepon : Rika Widya (0857 4787 5662), Yudi (0856 4755 3887)
    Surabaya : Asrama Beastudi Etos Surabaya
    Alamat : Jl. Keputih Gang 3 No 47 Sukolilo, Surabaya 60111
    Telepon : Mahendra (0857 3510 6167), Kemal Rasyad (0857 8203 7661), Imash (0856 5569 0673)
    Malang : Asrama Beastudi Etos Malang
    Alamat : Jl. Watugilang I no 19 Ketawanggede, Kec Lowokwaru, Malang. 65145
    Telepon : Sugeng (0898 0393 492), Kava (0856 4907 0293)

    Makassar : Asrama Beastudi Etos Makassar

    Alamat : BTN ASALMULA Blok D4 No 10B, Kec. Tamalanrea, Makassar 90245
    Telepon : Reski (0853 9967 9754), Kaslam (0852 5548 4451), Hadija (0852 5575 9452)
    Samarinda : Asrama Beastudi Etos Samarinda
    Alamat : Jl. Camar No 98 Kel. Bandara, Kec. Sungai Pinang, Samarinda 75117
    Telepon : Sapar (0856 5424 1078)
    (Sumber Info: www.etos.or.id)

    BEASISWA SSE

    Beasiswa S1 keguruan dari Sampoerna School of Education (SSE). Program Bantuan Biaya Pendidikan (Student Financing Program) gelombang pertama dibuka hingga 23 Januari 2012.
    Sekilas tentang Sampoerna School of Education (SSE)
    SSE menawarkan 2 program studi:
    Matematika
    Bahasa Inggris
    Program pendidikan di SSE berlangsung selama 4 tahun dan memberikan konsep dasar yang kuat pada mahasiswa untuk menjadi tenaga pengajar setelah lulus. Konsep-konsep yang diberikan meliputi: pengembangan manusia, teknologi pendidikan, keragaman, kurikulum, dan proses belajar-mengajar.
    Program kuliah dikemas dalam bentuk perkuliahan formal, seminar, pengajaran, praktikum, dan proyek akhir program.
    Persyaratan Pelamar Beasiswa:
    Warga Negara Indonesia (WNI)
    Lulusan SMA atau SMK tahun 2010, 2012, atau 2012
    Untuk program studi Matematika: berasal dari SMA jurusan IPA atau SMK jurusan teknik mesin atau teknik informatika
    Untuk program studi Bahasa Inggris: terbuka untuk semua lulusan SMA dan SMK dari berbagai jurusan.
    Nilai rata-rata raport minimal 7,00 dan nilai Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris minimal 7,00 selama SMA
    Membuat essay singkat (maksimal 500 kata) dengan tema: bagaimana anda melihat student financing sebagai suatu kesempatan dalam hidup anda.
    Memiliki prestasi akademik dan non-akademik selama SMA, dibuktikan dengan fotokopi piagam dan ditulis dalam surat rekomendasi dari guru sekolah
    Lolos seluruh proses seleksi (ada 2 tahap)
    Dokumen yang dibutuhkan untuk melamar beasiswa:
    Berikut adalah dokumen-dokumen yang harus disertakan bersamaan dengan formulir beasiswa:
    Fotokopi raport dari kelas 10 hingga kelas 12 semester terakhir (dilegalisir)
    Hasil UAN SMA (untuk lulusan tahun 2010 dan 2011). Untuk lulusan tahun 2012, ijazah dapat disusulkan.
    2 lembar fotokopi KTP/kartu pelajar/identitas lainnya
    2 foto berwarna ukuran 4×6
    Fotokopi tagihan listrik, PAM, dll
    2 buah surat referensi dari 2 orang yang mengenal Anda di SMA, seprti Kepala Sekolah, Wali Kelas, Guru BK, Guru Mata Pelajaran, dll. Format surat referensi ada dalam formulir pendaftaran.
    1 lembar fotokopi KTP orang tua/wali
    1 lembar fotokopi kartu keluarga (KK)
    1 lembar surat keterangan kesehatan yang menyatakan bebas narkoba dan tidak buta warna. Surat keterangan kesehatan dapat dikeluarkan oleh puskemas, dokter, atau instansi kesehatan lainnya.
    Formulir pendaftaran
    Silakan download formulir beasiswa Sampoerna School of Education (SSE). Langsung klik di link yang ada. Untuk format surat referensi sudah ada di dalam file tersebut.
    Proses Pendaftaran Beasiswa
    Mendownload formulir beasiswa (ada pada link di atas)
    Mengembalikan formulir, baik diantarkan langsung atau dikirimkan melalui pos
    Tahap 1: Seleksi dokumen
    Tahap 2: Ujian Saringan Masuk (USM), terdiri dari Tes Psikologi + Bahasa Inggris dan/atau Matematika, wawacara, dan simulasi mengajar
    Pengumuman hasil seleksi di www.sampoernaeducation.ac.id
    Deadline
    Gelombang 1: 23 Januari 2012
    Gelombang 2: 20 April 2012
    Informasi lebih lanjut
    Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
    Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru
    Sampoerna School of Education (SSE)
    Mulia Business Park, Building D
    Jl. M.T Haryono Kav.58-60
    Pancoran, Jakarta Selatan – 12780
    www.sampoernaeducation.ac.id
    (sumber dr sini)